MURIANETWORK.COM - Otoritas Prancis, dalam sebuah operasi gabungan dengan Amerika Serikat, berhasil menyita 2,4 ton kokain dari sebuah kapal di perairan Pasifik. Penyitaan besar-besaran yang terjadi pada Kamis (12/1) ini menandai peningkatan signifikan dalam upaya pencegahan lalu lintas narkoba di kawasan Polinesia Prancis. Kapal yang membawa 100 bal kokain itu kemudian diizinkan melanjutkan pelayaran setelah barang bukti diamankan.
Operasi Gabungan di Tengah Laut
Operasi penyitaan ini merupakan hasil kolaborasi yang erat antara aparat Prancis dan lembaga pemerintah Amerika Serikat. Meski detail teknis seperti bendera kapal dan titik asal keberangkatan sengaja tidak diungkap demi keamanan operasi, aksi ini menunjukkan peningkatan pengawasan di jalur laut yang strategis. Kawasan Pasifik, khususnya di sekitar Polinesia, belakangan ini menjadi fokus perhatian akibat maraknya aktivitas penyelundupan.
Komisi Tinggi di Polinesia Prancis, dalam pernyataan resminya, menjelaskan prosedur yang diikuti pasca-penyitaan. "Sesuai dengan praktik yang berlaku berdasarkan hukum internasional, kapal dan awaknya melanjutkan pelayaran mereka," jelasnya. Kebijakan ini lazim diterapkan untuk memisahkan proses hukum terhadap barang bukti narkotika dengan status kapal dan awak kapal yang masih perlu diselidiki lebih lanjut.
Artikel Terkait
Pentagon Gandeng Boeing dan Lockheed Martin untuk Tiga Kali Lipat Produksi Sensor Rudal Patriot
BPBD Medan Bergerak Cepat Evakuasi Warga Terdampak Luapan Sungai Deli
Kilas Balik 2 April: Dari Kemerdekaan Cirebon hingga Wabah Antraks Rusia
Bayi Perempuan Ditemukan Terbungkus Plastik di Sambas, Disertai Pesan Tolong Dimakamkan