Pendaftaran Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta untuk Lebaran 2026 bakal segera dibuka. Bagi warga Ibu Kota yang berencana pulang kampung, kesempatan untuk dapat tumpangan gratis ini bisa dimanfaatkan mulai 22 Februari mendatang. Caranya? Cukup daftar online saja.
Menurut Kadishub DKI, Syafrin Liputo, pendaftaran dibuka secara daring lewat situs mudikgratis.jakarta.go.id. “Kuotanya terbatas,” katanya, Sabtu (14/2/2026). Artinya, pendaftaran akan ditutup begitu kuota penuh, jadi siapa cepat dia dapat.
“Program Mudik Gratis ini kami siapkan untuk memberikan kemudahan bagi warga, sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor, demi menekan risiko kecelakaan saat arus mudik dan arus balik Lebaran,” jelas Syafrin.
Nah, untuk rutenya sendiri, Pemprov menyiapkan bus yang akan melayani 20 kota dan kabupaten tujuan di berbagai provinsi. Yang menarik, mereka juga punya layanan angkut motor gratis. Jadi, motormu bisa diangkut pakai truk ke enam kota tujuan.
“Sehingga masyarakat dapat tetap menggunakan kendaraannya saat berada di kampung halaman tanpa harus mengendarainya dari Jakarta,” ujarnya. Lumayan kan, bisa hemat tenaga dan lebih aman.
Soal jadwal, perlu dicatat baik-baik. Untuk arus mudik, pengantaran motor ke Terminal Pulogadung paling lambat 15 Maret 2026 pukul 17.00 WIB. Truknya baru berangkat sehari setelahnya, yaitu Senin, 16 Maret. Sementara penumpangnya sendiri akan diberangkatkan dari kawasan Monas pada Selasa, 17 Maret.
Lalu gimana dengan baliknya? Untuk arus balik ke Jakarta, pemberangkatan motor dari enam kota tujuan menuju Pulogadung dijadwalkan Rabu, 25 Maret. Penumpangnya akan menyusul sehari kemudian, Kamis 26 Maret, dari 20 terminal tujuan menuju Terminal Terpadu Pulo Gebang.
Sebelum buru-buru daftar, pastikan dokumennya lengkap. Syafrin mengingatkan, syarat utamanya adalah KTP DKI Jakarta, Kartu Keluarga, plus STNK bagi yang mau membawa motor.
“Kami mengimbau masyarakat untuk memperhatikan jadwal dan klaster kota tujuan saat mendaftar serta memastikan seluruh data diri dan data keluarga telah disiapkan dengan benar agar proses verifikasi berjalan lancar,” imbuhnya. Intinya, data yang benar bakal memperlancar semuanya, biar nggak ada kendala di tengah jalan.
Program tahunan ini jelas jadi angin segar. Selain bikin kantong aman, juga bertujuan mengurangi kemacetan dan yang paling penting menekan angka kecelakaan di jalan raya saat puncak arus mudik tiba.
Artikel Terkait
Gubernur Sumut Sebut Pejabat yang Mundur Mayoritas Berkinerja Buruk
Prabowo Tegaskan Isu Lingkungan Bagian dari Ketertiban Publik, Polda Riau Sudah Jalankan Green Policing
Mediasi TNI-Polri Redakan Ketegangan di Mappi, Papua Selatan
Gubernur DKI Usulkan Haul Ulama dan Pejuang Betawi Jadi Bagian Resmi HUT Jakarta