"Renstra PUPR menetapkan rehabilitasi jalan desa sebagai prioritas. Pemerintah Provinsi Banten kemudian meluncurkan Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) untuk mengurangi disparitas desa-kota," kata Arlan.
Lalu, bagaimana dengan dananya? Sebelumnya, Arlan menyebut anggaran sudah disiapkan. Hanya saja, pihaknya masih melakukan pendataan lebih detail untuk menentukan ruas mana yang akan didahulukan.
"Tahun ini anggarannya Rp 164 miliar. Panjang jalan yang ditangani sekitar 30 hingga 40 kilometer," ujarnya pada Senin (19/2).
Kalau dibanding tahun lalu, angkanya memang naik. Arlan membeberkan, di APBD Murni 2025, alokasi untuk perbaikan jalan desa cuma Rp 80 miliar. Lalu, lewat APBD Perubahan, jumlahnya membengkak jadi sekitar Rp 150 miliar.
"Tahun lalu anggaran murni sekitar Rp 80 miliar, kemudian pada APBD Perubahan menjadi sekitar Rp 150 miliar. Sekarang, anggaran murni saja sudah Rp 164 miliar, jadi jelas ada peningkatan signifikan," pungkasnya.
Artikel Terkait
Erick Thohir Apresiasi Performa Timnas Meski Kalah dari Bulgaria di Final FIFA Series
Lelang KPK Raup Rp 10,9 Miliar, Dua HP Bekas Laku Rp 59 Juta Tak Ditebus
Prajurit TNI Gugur dalam Serangan Israel di Lebanon, DPR Desak Langkah Diplomatik
Mantan Guru Depok Diamankan Usai Sebar Brosur Penawaran Jasa Seks di Pamulang