Masinton menambahkan, "Hujan deras mengakibatkan daerah yang sebelumnya terdampak kembali mengalami banjir. Air mengalir sangat deras serta dipenuhi oleh kayu."
Empat Kecamatan Alami Dampak Terparah
Dari enam kecamatan yang terdampak, kondisi di empat wilayah dilaporkan paling memprihatinkan. Keempatnya adalah Kecamatan Tukka, Sarudik, Pandan, dan Barus. Di Tukka, situasinya cukup kompleks karena warga yang baru kembali ke rumahnya setelah banjir surat, terpaksa dievakuasi untuk kedua kalinya menyusul kenaikan muka air yang tiba-tiba.
Menyikapi kondisi ini, fokus pemerintah daerah saat ini adalah memastikan keselamatan warga. Tim gabungan terus bekerja melakukan evakuasi ke lokasi yang lebih aman sambil memperketat pemantauan di titik-titik rawan longsor. Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi segala kemungkinan dan mencegah jatuhnya korban jiwa.
Cuaca ekstrem dan kerusakan infrastruktur berulang menyisakan pekerjaan rumah yang berat bagi pemulihan daerah ini. Kewaspadaan masyarakat, terutama yang bermukim di daerah rawan, tetap menjadi kunci utama dalam mitigasi bencana di tengah ketidakpastian cuaca.
Artikel Terkait
Kondisi Psikologis Korban Penyiraman Air Keras dari KontraS Dilaporkan Stabil
Polisi Tangkap Pengedar 100 Vape Berisi Narkoba Etomidate di Tanjung Priok
Yamaha Imbau Pemeriksaan Motor Usai Mudik Lebaran
Kolaborasi Swasta-Pemerintah Turunkan Angka Stunting di Maluku Utara