Hasil imbang 1-1 Manchester United di markas West Ham ternyata cuma jadi latar belakang. Di tengah kekecewaan beberapa pendukung, Frank Ilett justru sibuk mempersiapkan sesuatu yang jauh lebih personal. Kreator konten dari The United Strand itu bertekad memotong habis rambut panjangnya sebuah ciri khas yang selama ini melekat pada dirinya.
Bukan tanpa alasan, tentu saja. Lewat unggahan video di Instagram, Frank bilang sekarang adalah waktu yang tepat untuk perubahan drastis. Rambut yang dipotongnya nanti akan didonasikan ke Little Princess Trust. Lembaga amal itu dikenal karena menyediakan rambut palsu gratis untuk anak-anak dan remaja yang kehilangan rambut akibat pengobatan kanker.
Rencananya, rambutnya akan diikat jadi beberapa bagian sebelum digunting habis. Gaya barunya? Buzz cut, pendek nyaris plontos. “Ini tentang mulai dari nol,” katanya. Ia ingin rambutnya tumbuh lagi dalam suasana yang baru.
Nah, reaksi netizen di kolom komentar justru beragam dan cukup menghibur. Banyak yang malah ngasih saran gaya. Salah satu yang paling sering disebut? Gaya kuncung ala Ronaldo Nazario R9 saat menghantam di Piala Dunia 2002. Sepertinya fans penasaran banget melihat transformasi radikal si kreator ini.
Meski MU cuma bawa pulang satu poin, drama seputar aksi Frank justru makin seru. Banyak pendukung Setan Merah yang mengaku campur aduk perasaannya; antara sedih lihat ciri khasnya hilang, tapi juga nggak sabar lihat penampilan barunya.
Di balik semua itu, bagi Frank, ini jelas bukan sekadar ganti gaya. Ini misi yang lebih mulia. Lewat penggalangan dana yang ia siapkan, ia berharap aksi potong rambut ini bisa bantu meringankan perjuangan anak-anak melawan kanker. Soal gaya rambut R9? Itu urusan nanti. Yang penting, tujuannya tercapai.
Artikel Terkait
Korban Kasus Bahar bin Smith Kecewa, Desak Polisi Segera Lakukan Penahanan
Roy Suryo Tunjukkan Dua Salinan Ijazah Jokowi dengan Perbedaan Fisik
Disperindag Lubuklinggau Gelar Bazar Murah Jelang Ramadan
Golkar Buka Peluang Dukung Prabowo di Pilpres 2029, Bahasan Cawapres Dinilai Prematur