MURIANETWORK.COM - Sebuah aksi pencurian motor dengan modus berpura-pura sebagai pembeli terjadi di sebuah showroom di Jalan Gunung Batu, Bogor Barat. Pelaku yang mengaku sebagai suami-istri berhasil membawa kabur satu unit sepeda motor pada Selasa (10/2/2026) siang, setelah sehari sebelumnya melakukan survei ke lokasi. Polisi kini tengah mendalami kasus ini dan telah mengamankan seorang perempuan yang diajak pelaku, yang ternyata bukan istrinya.
Modus Pura-pura Beli Motor
Menurut keterangan polisi, kronologi pencurian berawal pada Senin (9/2/2026) sore. Seorang pria datang ke showroom dan berpura-pura tertarik membeli motor, namun hanya melihat-lihat lalu pergi. Aksi sebenarnya terjadi keesokan harinya, Selasa siang. Pria itu kembali, kali ini ditemani seorang perempuan yang dikenalkannya sebagai istrinya, Rusdianah. Keduanya pun dilayani oleh seorang karyawan bernama Sendi Mursidin.
Kapolsek Bogor Barat AKP Didin Komarudin menjelaskan detail kejadian tersebut. "Pada Selasa tanggal 10 Februari 2026 sekitar jam 11.50 WIB, pelaku datang kembali ke showroom bersama seorang perempuan yang diakui sebagai istrinya," ujarnya.
Momen Karyawan Lengah Dimanfaatkan
Di dalam showroom, pelaku pria terlihat serius menawar harga dan memeriksa kondisi mesin motor yang diincarnya. Sementara itu, perempuan yang mengaku sebagai istri mendekati Sendi yang sedang sibuk mengecek pembukuan untuk memastikan harga. Percakapan dan tawar-menawar yang dilakukan keduanya berhasil mengalihkan perhatian sang karyawan.
Sendi Mursidin menceritakan momen kritis itu. "Si ibu itu juga nawar-nawar (harga motor) ke saya. Terus nggak lama motor sudah nggak ada, langsung dibawa kabur sama pelaku," tuturnya.
Menyadari motornya hilang, Sendi segera mengejar dengan motor lain. Ia sempat berharap motor curian itu mogok karena bensinnya hampir habis, yang hanya cukup untuk memanaskan mesin. Namun, upayanya sia-sia. "Tapi pas saya kejar ya memang sudah nggak ada (kehilangan jejak)," lanjut Sendi dengan nada kecewa.
Perempuan yang Diajak Ternyata Bukan Istri
Pelaku pria berhasil melarikan diri, meninggalkan perempuan bernama Rusdiana di tempat kejadian. Perempuan itu kemudian diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Bogor Barat. Hasil pemeriksaan mengungkap fakta mengejutkan: Rusdiana bukanlah istri pelaku seperti pengakuannya di showroom.
Rusdiana mengaku baru mengenal pria tersebut sehari sebelum kejadian. Ia dijanjikan akan dinikahi dan diajak bertemu dengan anak-anak pelaku. Namun, sebelumnya ia diminta menemani ke showroom dengan dalih hendak membeli motor. Alih-alih mendapat jodoh, Rusdiana justru ditinggal begitu saja dengan motor curian.
Kanit Reskrim Polsek Bogor Barat Ipda Imam membenarkan perkembangan tersebut. "Iya betul (Rusdiana ditinggal pelaku di lokasi). Sekarang masih pemeriksaan di Polsek," jelasnya.
Penyelidikan Polisi Berlanjut
Pasca kejadian, jajaran Polsek Bogor Barat langsung bergerak cepat. Tim melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), memeriksa korban dan saksi, serta mengidentifikasi pelaku yang masih buron. Pemeriksaan terhadap Rusdiana terus dilakukan untuk mengungkap keterkaitannya dan mendapatkan petunjuk yang dapat mengarahkan polisi pada pelaku utama.
Kasus ini menyisakan pelajaran tentang kehati-hatian bagi pelaku usaha. Modus pencurian yang terencana, dengan menggunakan pengalihan perhatian dan kedok calon pembeli, menunjukkan perlunya kewaspadaan ekstra dalam melayani konsumen baru, terutama untuk transaksi barang bernilai tinggi.
Artikel Terkait
Uni Eropa Kecam Kebijakan Baru Israel di Tepi Barat
Tabrakan Beruntun 7 Kendaraan di Terowongan Tol Jagorawi, Lalu Lintas ke Jakarta Dialihkan
Ketua Dewan Pengawas BPJS Usul Bentuk Dana Abadi untuk Kesehatan
Persija Terlempar 6 Poin dari Puncak Usai Ditundukkan Arema