Rencana pernikahan mereka batal. Dan setelah kejadian itu, dua siswi SD asal Gunungsari, Lombok Barat, ini memilih untuk mogok sekolah. Sudah hampir sebulan lamanya. Mereka yang duduk di kelas lima dan enam itu kini punya keinginan untuk kembali ke bangku sekolah, tapi rasa malu yang menghadang.
Kabar baiknya, menurut Heny Murdianti dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Barat, keduanya dipastikan akan kembali bersekolah. Putus sekolah? Tidak sampai ke situ.
"Sebenarnya anak itu senang bersekolah, pengakuannya ini. Dia mau melanjutkan,"
kata Heny, Rabu lalu.
Meski begitu, kapan tepatnya mereka akan masuk lagi, Heny belum bisa memastikan. Dinas Pendidikan sudah bicara dengan pihak sekolah untuk memberikan kelonggaran. Intinya, tunggu sampai kondisi psikis kedua anak ini benar-benar pulih dulu.
"Sudah mau sekolah. Tapi tidak mungkin sekarang, malu dia sama teman-temannya,"
ujarnya menjelaskan situasi yang sebenarnya manusiawi itu.
Artikel Terkait
Politisi PDIP Ragukan Efektivitas WFH ASN Setiap Jumat
Gubernur DKI Tegaskan WFH Jumat Tak Berlaku untuk Pejabat dan Layanan Publik
ASN Pemda Dapat Opsi WFH Setiap Jumat Mulai April 2026
Jaksa Agung Minta Kejati Papua Berani Tangani Kasus Korupsi Besar