Untuk mengawal jalannya unjuk rasa, Polres Metro Jakarta Pusat memberangkatkan total 1.060 personel gabungan. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold EP Hutagalung, secara tegas menginstruksikan agar seluruh anggotanya mengutamakan pendekatan persuasif, dialogis, dan humanis.
"Seluruh personel harus utamakan pendekatan persuasif, dialogis dan humanis," tegas Kombes Reynold.
Ia menekankan bahwa personel yang diturunkan sengaja tidak dibekali senjata api. Kehadiran mereka, menurutnya, murni untuk melayani masyarakat dan menjamin hak konstitusional warga negara dalam menyampaikan aspirasi secara damai.
"Personel tidak membawa senjata api dan diperintahkan untuk selalu mengedepankan sikap humanis, persuasif dan profesional," ungkapnya.
Imbauan untuk Menjaga Ketertiban
Di sisi lain, pihak kepolisian juga menyampaikan sejumlah imbauan kepada para peserta demonstrasi. Mereka diajak untuk tetap tertib, tidak memprovokasi, serta menghindari tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum seperti menutup jalan atau merusak fasilitas publik. Pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi akan dilakukan secara situasional, menyesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan.
Artikel Terkait
22 Migran Tewas dalam Penyelamatan Kapal di Perairan Kreta
Studi UI: Krisis Selat Hormuz 2026 Berdampak Asimetris pada BUMN, Ada yang Tertekan Ada yang Diuntungkan
Anggota DPRD Palembang Dukung Pembatasan Akun Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria di Final FIFA Series 2026 di GBK