Izin Impor Terlambat, Dua Pabrik Gula Nasional Terpaksa Hentikan Produksi

- Rabu, 11 Februari 2026 | 10:15 WIB
Izin Impor Terlambat, Dua Pabrik Gula Nasional Terpaksa Hentikan Produksi

Dari sisi pengamat, ada pandangan menarik. Arnaud Lorioz, CEO Deepcore, melihat gangguan impor Indonesia ini bisa berdampak ke kawasan. "Indonesia itu importir besar selama sepuluh tahun terakhir, ambil dari Brasil, Australia, sama Thailand. Sekarang, seluruh alur perdagangan itu kacau sejak tahun lalu," jelasnya.

Pendapat senada datang dari Claudiu Covrig dari Covrig Analytics. Dia menyoroti level persediaan yang rendah dan ketidakpastian alokasi ke depan. Dua hal itu, katanya, masih jadi momok yang bikin pasar resah.

Hingga berita ini diturunkan, Kementerian Perindustrian belum memberikan tanggapan resmi.

Lantas, bagaimana data sebenarnya? Merujuk pada Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (Agri), baru tujuh dari sebelas anggotanya yang dapat lampu hijau. Izin itu baru turun akhir pekan lalu, dan itu pun hanya mencakup 41% dari total kuota tahun 2026.

Celakanya, sebagian izin yang turun itu telat datangnya. Keterlambatan kecil inilah, menurut sumber Bloomberg tadi, yang akhirnya memaksa beberapa pabrik tutup sementara. Operasional terpaksa dipotong, menunggu kepastian yang entah kapan datang.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar