Di sisi lain, Agus menegaskan bahwa Operasi Ketupat punya makna yang lebih dalam. Bagi dia, ini bukan sekadar operasi lalu lintas biasa untuk mengatur arus mudik dan balik. Lebih dari itu, operasi ini adalah bentuk kehadiran negara dalam menjaga momen sosial dan spiritual masyarakat.
“Bentuk negara hadir menjaga momen sosial dan spiritual,” tegasnya.
Jadi, fokusnya adalah menciptakan kondisi yang aman dan kondusif sepanjang bulan Ramadan hingga Idul Fitri. Target akhirnya ya itu: lalu lintas yang benar-benar aman, tertib, dan lancar untuk semua.
Operasi Keselamatan yang sedang berjalan sekarang ini, menurut Agus, adalah pemanasan sekaligus persiapan akhir. Korlantas bersama mitra terus bergerak, memeriksa setiap jalur yang akan dilewati jutaan pemudik. Persiapan yang matang, harapannya, bisa meminimalisir gangguan dan kecelakaan di jalan raya.
Artikel Terkait
Pemerintah Tambah AI hingga Konten Digital dalam Subsektor Ekonomi Kreatif
Komnas HAM Desak Perluas Pemeriksaan ke Mantan Kepala BAIS dalam Kasus Penyiraman Aktivis
Timnas Indonesia Tuntaskan Laga Uji Coba dengan Kemenangan 4-0 di Era Baru John Herdman
Bendera Iran Berkibar di Tengah Badai: Simbol, Makna, dan Pertarungan Identitas