Korlantas Survei Jalan Tol dan Arteri Jelang Operasi Ketupat 2026

- Selasa, 10 Februari 2026 | 22:10 WIB
Korlantas Survei Jalan Tol dan Arteri Jelang Operasi Ketupat 2026

Jakarta - Menjelang Operasi Ketupat 2026, suasana di sejumlah ruas jalan tol dan arteri jadi perhatian serius. Irjen Agus Suryonugroho, sang Kakorlantas Polri, baru saja turun langsung melakukan survei ke beberapa wilayah. Tujuannya jelas: memastikan semuanya siap untuk mengamankan arus mudik nanti.

“Masih dalam rangka survei, kemarin saya ke Malang, ke Surabaya, Semarang survei jalan tol dan jalan arteri,” ujar Irjen Agus.

Dia mengakui, memang ada beberapa titik yang sedang dalam perbaikan, terutama di jalan tol dan juga beberapa ruas arteri. Pernyataan ini disampaikannya usai menghadiri Rapim Polri di The Krakatau Grand Ballroom, TMII, Jakarta Timur, Selasa lalu.

Agenda ini bukan kali pertama. Sebelumnya, tim gabungan Korlantas dan stakeholder terkait sudah lebih dulu mengecek Tol Fungsional Prambanan-Yogya beserta rest areanya. Survei kemudian dilanjutkan ke arah Malang, menyusuri juga jalan arteri di sepanjang Pantura. Intinya, mereka ingin memastikan kesiapan secara menyeluruh, tak cuma di tol tapi juga di lokasi wisata yang diprediksi ramai.

Di sisi lain, Agus menegaskan bahwa Operasi Ketupat punya makna yang lebih dalam. Bagi dia, ini bukan sekadar operasi lalu lintas biasa untuk mengatur arus mudik dan balik. Lebih dari itu, operasi ini adalah bentuk kehadiran negara dalam menjaga momen sosial dan spiritual masyarakat.

“Bentuk negara hadir menjaga momen sosial dan spiritual,” tegasnya.

Jadi, fokusnya adalah menciptakan kondisi yang aman dan kondusif sepanjang bulan Ramadan hingga Idul Fitri. Target akhirnya ya itu: lalu lintas yang benar-benar aman, tertib, dan lancar untuk semua.

Operasi Keselamatan yang sedang berjalan sekarang ini, menurut Agus, adalah pemanasan sekaligus persiapan akhir. Korlantas bersama mitra terus bergerak, memeriksa setiap jalur yang akan dilewati jutaan pemudik. Persiapan yang matang, harapannya, bisa meminimalisir gangguan dan kecelakaan di jalan raya.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar