Fitur keamanannya juga diperhatikan. Varian tertingginya sudah dibekali Toyota Safety Sense (TSS), lengkap dengan berbagai fitur bantuan pengemudi. Ada juga Remote Immobilizer dan tentu saja sistem pengereman ABS plus EBD. Kabinnya sendiri ditata apik, dilengkapi head unit yang bisa terhubung ke smartphone, hingga hiburan layar untuk penumpang belakang di tipe tertentu. Materialnya pun terasa premium.
Lalu, gimana dengan harga bekasnya? Per Februari 2026, harganya sangat beragam, tergantung tahun dan kondisinya.
Untuk generasi pertama (2005-2015), unit tahun 2005-2007 biasanya dibanderol mulai Rp115 juta. Sementara yang tahun 2012-2014 harganya berkisar antara Rp169 juta sampai Rp240 juta.
Generasi kedua, yang sering disebut VRZ atau SRZ (2016-2020), desainnya lebih modern dan fiturnya lebih lengkap. Fortuner tahun 2016-2017 dijual sekitar Rp230-330 juta. Yang tahun 2018-2019 naik dikit, di kisaran Rp240-380 juta, tergantung variannya. Untuk tahun 2020, khususnya varian TRD atau Legender, harganya bisa tembus Rp450-500 juta.
Sedangkan generasi terbaru (2021-2025), harganya masih cukup tinggi karena depresiasinya lambat. Rata-rata, Fortuner tahun 2021 hingga 2024 dihargai mulai dari Rp480 juta ke atas. Harganya yang tetap tinggi ini menunjukkan betapa laris dan dicarinya mobil ini di pasar bekas.
Artikel Terkait
YeePay Luncurkan Solusi Pembayaran Global untuk Jawab Geliat Pariwisata Tiongkok di ITB Berlin
Pelatih PSBS Biak Buka Suara Soal Tunggakan Gaji Pemain yang Telah Dua Bulan
Iran Serang Pangkalan AS di Arab Saudi, Belasan Tentara AS Terluka
Arus Balik Lebaran 2026 Masih Dominan di Terminal Guntur Garut