Klarifikasi Polisi: Kasus Begal di Bogor Ternyata Tawuran Remaja

- Senin, 09 Februari 2026 | 10:20 WIB
Klarifikasi Polisi: Kasus Begal di Bogor Ternyata Tawuran Remaja

MURIANETWORK.COM - Seorang remaja laki-laki di Kecamatan Ciseeng, Bogor, Jawa Barat, yang awalnya dikabarkan menjadi korban begal, ternyata mengalami luka-luka akibat tawuran. Klarifikasi ini disampaikan oleh pihak kepolisian dan keluarga korban setelah melakukan penyelidikan terhadap insiden yang terjadi pada Minggu (8/2) dini hari lalu. Remaja tersebut diduga mengubah cerita karena takut menghadapi reaksi orang tuanya.

Klarifikasi Resmi dari Kepolisian

Setelah menelusuri informasi yang beredar luas di media sosial, Polsek Parung akhirnya mendapatkan fakta yang sebenarnya. Kapolsek Parung, Kompol Maman Firmansyah, menegaskan bahwa laporan awal tentang begal tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan.

"Betul, sudah diklarifikasi sama keluarga," ucap Maman Firmansyah, Senin (9/2/2026).

Menurut penjelasan polisi, motif remaja itu menyembunyikan kejadian sebenarnya cukup sederhana, namun kerap terjadi dalam kasus serupa. Rasa takut menjadi alasan utamanya.

"Betul, supaya tidak dimarah orang tua," ungkapnya.

Permohonan Maaf dan Penjelasan Keluarga

Klarifikasi juga datang langsung dari pihak keluarga korban melalui sebuah video pernyataan. Seorang perwakilan keluarga dengan tegas membantah narasi begal yang telah memicu kecemasan di masyarakat.

"Saya perwakilan keluarga korban ingin menginformasikan bahwa kejadian yang diberitakan di media sosial itu tidak benar, yang terjadi itu tawuran," tuturnya.

Dalam pernyataannya, keluarga juga menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan dan kesalahpahaman yang timbul akibat kabar yang tidak akurat tersebut. Mereka berharap publik dapat memahami duduk persoalan yang sebenarnya.

"Kejadian itu tidak terjadi begal, tapi tawuran. Saya mohon maaf atas perwakilan keluarga, yang diberitakan itu hoaks," jelas perwakilan keluarga itu.

Insiden ini mengingatkan pentingnya verifikasi informasi sebelum menyebarkannya lebih luas. Laporan awal dari korban atau saksi, terutama dalam situasi genting, terkadang dapat menyembunyikan detail penting yang baru terungkap setelah penyelidikan mendalam oleh pihak berwajib.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar