Setelah penyelidikan mendalam, akhirnya terkuak apa yang terjadi pada satu keluarga di Warakas, Tanjung Priok. Tiga nyawa melayang dalam satu rumah. Awalnya misterius, tapi polisi kini punya jawaban yang pahit: ini diduga pembunuhan yang dilakukan dari dalam keluarga sendiri.
Anak ketiga dari keluarga itu, AS alias S (22), sudah ditetapkan sebagai tersangka. Keputusan ini diambil setelah polisi mengantongi hasil forensik dan toksikologi yang cukup kuat. Mereka menyimpulkan ada unsur kesengajaan di balik kematian ibu dan kedua saudara kandung pelaku.
Racun di Balik Kematian
Kabar buruk itu datang dari laboratorium. Pemeriksaan forensik dan toksikologi memastikan ketiga korban tewas akibat keracunan. Semua barang bukti dan keterangan saksi mengarah ke sana.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjelaskan prosesnya.
"Serangkaian pemeriksaan kami lakukan. Hingga akhirnya, pada 4 Februari, berdasarkan hasil dari Puslabfor, dokter, bukti toksikologi, dan pemeriksaan saksi, kami dapat memastikan," ujarnya pada Jumat (6/2/2026).
AS, yang sempat ditemukan selamat di TKP, kini berstatus tersangka. Polisi yakin dia dengan sengaja meracuni keluarganya.
Dendam yang Dipendam Lama
Lalu, apa motifnya? Ternyata sederhana sekaligus tragis: rasa dendam. Polisi menyebut pelaku merasa diperlakukan tidak adil oleh ibunya sendiri. Dia merasa selalu jadi anak yang dimarahi, sementara saudara-saudaranya dianggap lebih baik.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno, membeberkan hal ini.
"Dari pemeriksaan, motivasi pelaku adalah dendam kepada keluarga. Dia merasa diperlakukan berbeda dan sering dimarahi ibunya," kata Onkoseno di hari yang sama.
Korbannya adalah sang ibu, SS (50), anak pertama AAL (27), dan si bungsu AAB (13). Mereka ditemukan meninggal di rumah kontrakan mereka. Hanya satu anggota keluarga yang selamat dari tragedi ini.
Zat Mematikan dalam Rebusan Teh
Racun apa yang digunakan? Hasil autopsi tak berbohong. Puslabfor Bareskrim Polri menemukan kandungan zinc phosphate di organ tubuh ketiga korban. Itu adalah bahan aktif racun tikus.
Artikel Terkait
Badan Gizi Nasional Sidak Dapur Gratis Milik Pria Viral Joget Cuan
Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Mereda, Polri Longgarkan Rekayasa Lalin
Puncak Arus Balik Lebaran di Jember Capai 13.150 Penumpang
Warga Irak Jadi Tersangka Pembunuhan Cucu Mpok Nori, Motif Diduga Cemburu