Suasana Masjid Istiqlal pagi itu ramai oleh jemaah dari berbagai penjuru. Majelis Ulama Indonesia (MUI) tengah menggelar Munajat Bangsa, sekaligus mengukuhkan pengurus barunya. Acara yang penuh khidmat ini menarik perhatian banyak orang, termasuk para santri yang rela melakukan perjalanan jauh sejak dini hari.
Ambil contoh Gina. Santri berusia 17 tahun asal Bekasi ini datang bersama rombongan Pondok Pesantren Mahasina Darul Qur'an wal Hadits. Mereka berangkat naik bus sekitar pukul setengah empat pagi. "Kita tadi berangkat mulai dari jam 3, setengah 4-an dari bus," ujarnya.
"Terus nyampe sekitar setengah 6. Sarapan di depan, terus salat subuh, habis itu sudah di sini sampai sekarang," lanjut Gina saat ditemui di kawasan Istiqlal, Sabtu (7/2/2026).
Bagi Gina, kehadirannya bukan tanpa alasan. Selain untuk munajat, ia juga ingin menyaksikan langsung pengukuhan pengurus MUI yang salah satunya adalah pembina di pesantrennya. "Kita ada ibu nyai kita dilantik menjadi pengurus di sini. Ibu nyai sama Abah," katanya dengan nada bangga.
Ia merasa bersyukur bisa ikut serta dalam doa bersama yang juga dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Gina berharap acara ini membawa dampak positif, terutama bagi mereka yang sedang dilanda musibah. "Semoga dengan adanya doa bersama ini, segala hal yang direncanakan terlaksana dengan baik, lancar," harapnya.
Rangkaian munajat sendiri dipimpin sejumlah ulama ternama. Sebut saja KH Abdul Manan Ghani, KH Mahfud Assirun, dan Habib Ali bin Abdurrahman Al Habsyi. Tak ketinggalan, Habib Ahmad bin Ali Assegaf serta Ustadz Abdul Somad turut memimpin doa.
Di sisi lain, prosesi pengukuhan pengurus MUI untuk periode 2025-2030 dipimpin langsung oleh Ketua Umum MUI, KH Anwar Iskandar. Yang menarik, acara ini juga dihadiri pimpinan ormas Islam se-Indonesia. Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas, melainkan simbol nyata kebersamaan antara ulama, umara, dan masyarakat.
Harapannya jelas. MUI ingin menciptakan ruang kebersamaan yang menyejukkan. Sebuah ikhtiar kolektif untuk meneguhkan doa dan mempererat sinergi di antara semua elemen bangsa. Pada akhirnya, semua bermuara pada satu tujuan: merawat keselamatan dan persatuan Indonesia.
Artikel Terkait
Pria Ditangkap Usai Diduga Menikam Wanita yang Sedang Antar Anak di Tangerang
Lavrov Tuduh Ukraina Dalang Penembakan Jenderal Intelijen Rusia di Moskow
BCA Finance Ingatkan Pentingnya Evaluasi Keuangan Sebelum Ambil Kredit Kendaraan
Pemerintah Alihkan Fokus ke Swasembada Protein Setelah Beras