Ribuan jemaah sudah memadati Masjid Istiqlal pagi itu, Sabtu (7/2/2026), menunggu. Suasana hening berbaur haru. Lalu, tepat pukul sepuluh, Presiden Prabowo Subianto tiba. Sambutan hangat langsung mengalir dari para hadirin yang memenuhi rumah ibadah itu.
Prabowo tampak sederhana. Ia mengenakan baju koko putih bersih, lengkap dengan peci. Kedatangannya langsung disambut oleh Ketua Umum MUI, KH Anwar Iskandar. Beberapa wajah menteri Kabinet Merah Putih juga terlihat mendampingi sang presiden dalam momen penting ini.
Acara intinya ada dua: pengukuhan pengurus MUI untuk periode 2025-2030 dan munajat bersama untuk keselamatan bangsa. Rangkaian doa dipimpin oleh sejumlah ulama dan tokoh agama yang namanya tak asing. Sebut saja KH Abdul Manan Ghani, KH Mahfud Assirun, juga Habib Ali bin Abdurrahman Al Habsyi.
Tak ketinggalan, Habib Ahmad bin Ali Assegaf dan Ustadz Abdul Somad turut memimpin munajat.
Di sisi lain, prosesi pengukuhan pengurus baru MUI secara resmi dipimpin oleh KH Anwar Iskandar sendiri. Yang menarik, acara ini bukan cuma seremoni biasa. Tampak hadir pimpinan ormas Islam dari seantero Indonesia. Ini jelas sebuah simbol. Sebuah upaya nyata merajut kebersamaan antara ulama, umara, dan seluruh umat. Tujuannya satu: merawat persatuan.
Harapannya, forum seperti ini bisa jadi ruang yang menyejukkan. Tempat untuk meneguhkan doa dan ikhtiar secara bersama-sama. Sinergi seluruh elemen bangsa mutlak diperlukan jika kita menginginkan Indonesia yang tak cuma selamat, tapi juga kuat dan bermartabat di mata dunia.
Selain Prabowo dan Anwar Iskandar, sejumlah nama penting lain hadir memberi dukungan. Misalnya Mensesneg Prasetyo Hadi, Menag Nasaruddin Umar, hingga Ketua MPR Ahmad Muzani. Menteri ATR/BPN Nusron Wahid juga terlihat hadir dalam kumpulan itu.
Artikel Terkait
Kekeringan Meluas di Lombok Barat, 4.245 Kepala Keluarga Terdampak Krisis Air Bersih
Pilot F-15 AS Sebut Lihat Formasi Drone Iran Mirip Ubur-Ubur Sebelum Ditembak Jatuh
Tim Gegana Evakuasi Bom Mortir Peninggalan Perang Dunia II di Jayapura
Aturan Ganjil Genap Jakarta Berlaku Kembali Hari Ini, Hanya Pelat Ganjil yang Boleh Melintas