MURIANETWORK.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan, kali ini menyasar seorang hakim di Pengadilan Negeri Depok. Menanggapi insiden ini, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyerukan semua institusi untuk melakukan pembenahan internal guna memutus mata rantai korupsi.
Seruan Perbaikan Diri dari Istana
Di sela-sela aktivitasnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (6/2/2026), Prasetyo Hadi mengaku prihatin dengan masih terjadinya kasus semacam ini. Meski demikian, ia menegaskan bahwa langkah pencegahan harus terus digencarkan.
"Ya bahwa masih ada yang terjadi tentu kita prihatin, tapi ya terus menerus kita imbau kepada semua institusi untuk memperbaiki diri," tuturnya. "Ya kalau bicaranya korupsi ya bagaimana menghentikan budaya-budaya korupsi, kongkalikong dan sebagainya."
Artikel Terkait
Pemerintah Siapkan WFH Satu Hari Seminggu untuk ASN Usai Lebaran
Iran Bantah Klaim Trump Soal Dialog, Sebut Upaya Manipulasi Pasar Minyak
ASDP Siapkan Kapal Khusus Motor Jika Arus Balik di Bakauheni Padat
Arus Balik Lebaran Meningkat 50%, Pengelola Tol Siagakan Rekayasa Lalu Lintas