MURIANETWORK.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali melanjutkan komitmennya dalam mendukung akses pendidikan melalui pencairan dana Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP Plus) Tahap 2 untuk tahun 2025. Alokasi dana yang diperuntukkan bagi bulan Desember 2025 tersebut akan mulai dicairkan secara bertahap mulai 5 Februari 2026 mendatang, menyasar lebih dari 707 ribu peserta didik di Ibu Kota.
Rincian Penerima dan Besaran Dana
Berdasarkan informasi resmi yang diunggah melalui akun Instagram Dinas Pendidikan DKI Jakarta, total penerima manfaat program ini mencapai 707.513 siswa. Besaran dana yang diterima bervariasi, disesuaikan dengan jenjang pendidikan masing-masing peserta didik.
Untuk jenjang SD, termasuk SDLB dan MI, dana personal yang diberikan sebesar Rp 250.000 per bulan, dengan tambahan SPP Rp 130.000 bagi siswa di sekolah swasta. Jumlah penerimanya pun paling banyak, yaitu 338.771 siswa.
Di tingkat SMP, dana personal naik menjadi Rp 300.000 per bulan dengan tambahan SPP Rp 170.000 untuk sekolah swasta. Sebanyak 192.020 siswa diperkirakan akan menerima manfaat ini.
Siswa SMA sederajat mendapatkan alokasi Rp 420.000 per bulan, ditambah bantuan SPP Rp 290.000 untuk yang bersekolah di swasta. Jumlah penerimanya tercatat 61.139 orang.
Sementara itu, peserta didik SMK menerima dana personal tertinggi, yakni Rp 450.000 per bulan, dengan tambahan SPP Rp 240.000. Sebanyak 112.891 siswa SMK masuk dalam daftar penerima.
Program ini juga menyentuh peserta didik di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang berjumlah 2.692 orang. Mereka mendapatkan dana personal sebesar Rp 300.000 per bulan tanpa tambahan SPP.
Mekanisme dan Batasan Penggunaan Dana
Perlu diperhatikan, terdapat ketentuan khusus mengenai cara penarikan dana tersebut. Pemerintah membatasi penarikan tunai maksimal sebesar Rp 100.000 per bulannya.
Sisa dana personal harus digunakan secara non-tunai untuk membiayai berbagai kebutuhan penunjang belajar siswa. Kebijakan ini dirancang untuk memastikan dana bantuan benar-benar tersalurkan untuk tujuan edukatif, sekaligus mengenalkan peserta didik pada transaksi keuangan digital yang lebih terarah.
Manfaat Tambahan: Akses ke Tempat Edukatif
Di luar bantuan keuangan, KJP Plus juga membuka akses bagi para pemegang kartu untuk menikmati sejumlah tempat wisata, khususnya yang bernuansa edukasi, secara gratis. Fasilitas ini merupakan upaya untuk memperkaya pengalaman belajar di luar kelas.
Untuk memanfaatkannya, siswa disarankan memprioritaskan kunjungan ke tempat-tempat yang mendukung proses belajar. Menyimpan bukti kunjungan seperti tiket atau struk juga penting sebagai bagian dari pertanggungjawaban. Yang tak kalah penting, pastikan untuk selalu mengikuti panduan terbaru dari Dinas Pendidikan agar penggunaan manfaat berjalan lancar.
Mengajak teman atau komunitas belajar bisa menjadi ide bagus untuk membuat kunjungan semakin berkesan dan interaktif.
Daftar Tempat Wisata yang Dapat Diakses
Berikut adalah 15 lokasi di Jakarta yang dapat dikunjungi secara gratis dengan menunjukkan KJP Plus:
- Ancol Taman Impian di Ancol, Jakarta Utara.
- Taman Margasatwa Ragunan di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
- Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Cipayung, Jakarta Timur.
- Museum Sejarah Jakarta di Jalan Taman Fatahillah No.1, Jakarta Barat.
- Museum Taman Prasasti di Jalan Tanah Abang I No.1, Jakarta Pusat.
- Museum MH Thamrin di Jalan Kenari II No.15, Jakarta Pusat.
- Museum Joang '45 di Jalan Menteng Raya No.31, Jakarta Pusat.
- Museum Seni Rupa dan Keramik di Jalan Pos Kota No.2, Jakarta Barat.
- Museum Wayang di Jalan Pintu Besar Utara No.27, Jakarta Barat.
- Museum Tekstil di Jalan KS Tubun No.2-4, Jakarta Barat.
- Museum Bahari di Jalan Pasar Ikan No.1, Jakarta Utara.
- Museum Betawi (Setu Babakan) di Jalan RM Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
- Rumah Si Pitung di Jalan Kampung Marunda Pulo, Jakarta Utara.
- Taman Benyamin Sueb di Jalan Bekasi Timur Raya No.76, Jakarta Timur.
- Museum Arkeologi Onrust di Pulau Onrust, Kepulauan Seribu.
Dengan berbagai manfaat ini, KJP Plus tidak hanya sekadar bantuan tunai, tetapi juga menjadi pintu gerbang bagi siswa Jakarta untuk mengeksplorasi pengetahuan dan budaya di kotanya sendiri.
Artikel Terkait
AS dan Iran Kembali Berunding di Oman Setelah Konflik Hentikan Diplomasi Nuklir
Mensesneg Serukan Pembenahan Internal Usai KPK Tangkap Hakim di Depok
Pegawai PPPK RSPAU Halim Ditemukan Tewas di Kontrakan Bekasi
Empat Anak Tewas Tenggelam di Kedung Terpencil Ponorogo