Setelah dua tahun terkunci rapat di tengah peperangan, perlintasan Rafah akhirnya akan dibuka kembali. Israel mengumumkan rencana itu akan mulai berlaku besok, Minggu (1 Februari). Perlintasan yang jadi satu-satunya penghubung langsung antara Jalur Gaza dan Mesir itu, menurut rencana, akan beroperasi dua arah.
Namun begitu, pergerakannya dibatasi hanya untuk orang, itupun dengan aturan ketat.
Dalam pernyataan resminya pada Jumat (30/1), militer Israel menjelaskan langkah ini merupakan bagian dari kesepakatan gencatan senjata Gaza yang sudah berjalan sejak Oktober tahun lalu.
Begitu bunyi pernyataan mereka, seperti dikutip Anadolu Agency hari Sabtu. Operasionalnya nanti akan dikoordinasikan penuh dengan pihak Mesir. Setiap orang yang ingin melintas tetap harus mendapat lampu hijau dari Israel soal keamanannya, dan proses ini akan diawasi oleh misi Uni Eropa yang bertugas di sana.
Artikel Terkait
PP PIRA Salurkan Ratusan Paket Sembako ke Warga Jakarta Jelang Lebaran
Polisi Ungkap Motif Sakit Hati di Balik Pembunuhan Perempuan Muda dalam Boks di Medan
Gus Yasin Lepas Kereta Mudik Gratis dari Gambir ke Semarang
Chelsea Hadapi Misi Nyaris Mustahil Balikkan Keunggulan PSG di Liga Champions