Asap hitam pekat tiba-tiba membubung tinggi dari kawasan permukiman padat di Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, Kamis siang (22/1/2026). Rupanya, sebuah rumah tinggal di Jalan Kramat Kwitang III dilalap si jago merah.
Laporan pertama masuk ke call center Jakarta Siaga 112 tepat pukul 12.13 WIB. Suara panik warga melaporkan kobaran api yang sudah terlihat dari jalan.
"Objek terbakar rumah tinggal,"
begitu penjelasan singkat dari petugas Command Center Gulkarmat Jakarta saat dikonfirmasi. Respon pun bergerak cepat.
Tidak main-main, 13 unit mobil pemadam beserta 60 personel langsung diterjunkan ke lokasi. Mereka tiba dan mulai beraksi sekitar pukul 12.25 WIB. Kawasan itu memang dikenal padat, jadi upaya pemadaman harus ekstra hati-hati.
Syukurlah, hanya butuh waktu 20 menit bagi petugas untuk mengendalikan situasi. Pada pukul 12.45 WIB, api berhasil dipadamkan dan proses pendinginan segera dimulai. Namun begitu, pekerjaan belum selesai. Mereka masih harus mengurai material yang sudah hangus dan menyemprotnya berulang kali. Tujuannya jelas: memastikan api benar-benar padam dan tidak menyala kembali.
Operasi pemadaman akhirnya dinyatakan selesai pukul 13.00 WIB. Cukup singkat, tapi cukup untuk membuat warga sekitar berdebar-debar.
Dari video yang beredar, tampak api berkobar hebat di bagian atas bangunan, diduga di lantai tiga. Sementara itu, penyebab kebakaran masih menjadi tanda tanya. Tim damkar belum bisa memastikan apa pemicu awal musibah ini.
Yang jelas, menurut petugas, tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Meski begitu, kerugian material dan kronologi pastinya masih dalam penyelidikan. Rumah itu kini tinggal puing yang masih mengepulkan asap.
Artikel Terkait
Kereta Bathara Kresna Terpaksa Berhenti di Solo karena Mobil Land Cruiser Parkir Terlalu Dekat Rel
Taksi Listrik Mogok Korsleting di Perlintasan, Picu Tabrakan Beruntun Kereta Api di Bekasi Timur
Pemerintah Siapkan Rp4 Triliun untuk Evaluasi Keselamatan Perkeretaapian Usai Kecelakaan di Bekasi Timur
TikTok Nonaktifkan 1,7 Juta Akun Anak, Komdigi Apresiasi Langkah Konkret