"Selain itu juga ada laptop, handphone, ada paspor juga," tambah Bangun Nawoko.
Mengenai nasib black box selanjutnya, Bangun Nawoko menjelaskan bahwa prosedurnya sudah jelas. Tim di lapangan hanya bertugas mencari dan menemukan. Setelah itu, tanggung jawab beralih.
"Sesuai dengan kesepakatan kita, kita hanya mencari dan menemukan, nanti kita berikan ke Kabasarnas selanjutnya diserahkan ke KNKT," jelasnya.
Kini, semua harapan tertumpu pada kotak hitam itu. Investigasi mendalam oleh KNKT diharapkan bisa mengungkap kronologi sebenarnya di balik insiden ini.
Artikel Terkait
Gempa 4,3 SR Guncang Laut Dekat Sarmi, Papua
Polri Bentuk Satuan Khusus untuk Lindungi Perempuan dan Anak dari Kekerasan
Koperasi Pesantren Dijadikan Kakak Asuh untuk Genjot Kopdes Merah Putih
Jenazah Ketiga Korban Jatuhnya Pesawat di Gunung Bulusaraung Akhirnya Ditemukan