Revolusi udara untuk menertibkan jalan raya sedang berlangsung. Korlantas Polri kini semakin serius menggarap transformasi digital di bidang penegakan hukum, dan salah satu ujung tombaknya adalah drone. Ya, Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang terbang itu kini bukan lagi sekadar wacana, melainkan bagian dari strategi mereka.
Kakorlantas, Irjen Agus Suryonugroho, membeberkan bahwa saat ini mereka punya beragam jenis ETLE. Mulai dari yang statis, handheld, sampai yang paling mutakhir: drone. Menurutnya, kehadiran drone ini menandai sebuah perubahan besar.
"ETLE drone itu bagian daripada revolusi lewat udara. Kita mengubah ruang hampa menjadi ruang strategis nasional untuk memantau kondisi lalu lintas, termasuk juga penegakan hukum,"
ujar Irjen Agus, Rabu (21/1/2026).
Ia melihat ini sebagai langkah penting. Pengembangan teknologi ini bukan cuma soal alat baru, tapi bagian dari upaya membangun budaya tertib di masyarakat. Dengan mata-mata digital yang melayang di angkasa, diharapkan kesadaran untuk patuh saat menyetir akan ikut terbang tinggi.
"Ini semangat kita untuk merubah penegakan hukum melalui transformasi digital. Nantinya, masyarakat akan lebih taat karena sadar diawasi alat-alat canggih,"
jelasnya lagi.
Artikel Terkait
Guru SD di Serpong Ditahan, Medsosnya Penuh Foto Anak Disita Polisi
KPK Beri Lampu Hijau untuk Lahan Meikarta, Tapi Proyek Rusun Tetap Diawasi Ketat
Menteri Ara Undang KPK Kawal Anggaran Rusun Rp10 Triliun
Kejagung Geledah Money Changer, Lacak Aliran Dana Kasus Limbah Sawit