Pertemuan diplomatik seharusnya penuh dengan kesantunan. Tapi foto yang beredar dari Kementerian Pertahanan Turki di Ankara justru memantik badai kritik. Sorotannya? Posisi duduk Duta Besar AS, Tom Barrack.
Dalam foto itu, Barrack terlihat duduk sendirian di kursi tengah. Sementara Menteri Pertahanan Turki, Yasar Guler, beserta sederet komandan senior militer negara itu, duduk berjajar di sampingnya. Pertemuan itu sendiri berlangsung Jumat lalu, tapi fotonya baru ramai dibicarakan.
Bagi banyak warganet dan pengamat di Turki, susunan itu terasa janggal. Bahkan, lebih dari sekadar janggal. Mereka menilai sang Duta Besar tampak seperti sedang "cosplay" sebagai seorang gubernur kolonial yang mendominasi ruangan. Para pejabat tinggi Turki di sekitarnya dianggap seperti ditempatkan dalam posisi bawahan.
Kritik pun mengalir deras, terutama di media sosial. Atmosfer pertemuan bilateral yang seharusnya setara, dalam gambar itu, terasa sangat timpang.
Artikel Terkait
Kapolda Sumsel Buka Latihan Operasi Ketupat Musi 2026, Tekankan Keamanan dan Pelayanan Publik
Kemenag Imbau Umat Islam Hormati Hari Raya Nyepi dalam Panduan Ramadan 1447 H
Menteri Jepang Minta Maaf Publik Usai Terlambat 5 Menit ke Rapat Kabinet
Emir Kuwait Kecam Serangan Iran yang Tewaskan 12 Warga