Siang tadi, suasana di Pondok Pesantren Nahdlatul Wathon di Desa Srimukti, Tambun Utara, sedikit berbeda. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyambangi tempat itu, yang kini menjadi tempat berteduh bagi ratusan warga yang terdampak banjir. Kunjungannya tentu menyita perhatian, namun di balik itu, upaya untuk menjaga ketertiban dan memastikan bantuan sampai ke warga terus berjalan.
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan pengamanan. Tujuannya jelas: agar layanan untuk para pengungsi bisa berjalan lancar dan tertib. "Kehadiran kami di pos pengungsian merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat," ujar Sumarni, Senin (20/1/2026).
"Kami berupaya memastikan warga merasa aman, mendapatkan pendampingan, dan kebutuhan dasar tetap terpenuhi."
Menurutnya, koordinasi dengan pemda dan unsur terkait lainnya juga terus dilakukan. Hal ini untuk memastikan tindak lanjut penanganan benar-benar menyentuh. Mulai dari mendirikan dapur umum, menyediakan pos kesehatan, hingga menyalurkan bantuan logistik yang dibutuhkan. Sembako, makanan siap saji, air bersih, sampai tikar dan selimut didistribusikan untuk meringankan beban mereka.
Artikel Terkait
Gempa M5,7 Guncang Lebong, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Lebong Bengkulu, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
500 Anak Yatim dan Dhuafa Malang Raya Buka Puasa Bersama Alumni UWG dan LPS
Tapin Gelar Kampanye Cegah Pernikahan Anak untuk Tekan Angka Stunting