"Nanti yang tadi itu, yang (pidato) berbahasa bagus itu semua ya, nanti suruh menghadap saya ya. Mungkin bagusnya kita kirim juga ke luar negeri. Kira-kira gimana, setuju gak?" tanya Prabowo kepada audiens.
Di sisi lain, prestasi siswa Sekolah Rakyat ternyata tak cuma soal bahasa. Prabowo mendapat laporan bahwa dalam waktu enam bulan, sudah ada siswa yang menjuarai berbagai olimpiade. "Juara olimpiade matematik, luar biasa. Saya sangat terkesima, saya sangat terharu bahkan," lanjutnya.
Secara keseluruhan, program Sekolah Rakyat Rintisan pada 2025 telah berjalan di 166 lokasi se-Indonesia. Sebarannya cukup merata: Sumatera punya 35 titik, Jawa 70, Bali dan Nusa Tenggara 7, Kalimantan 13, Sulawesi 28, Maluku 7, dan Papua 6 lokasi.
Saat ini, sekolah-sekolah tersebut menampung hampir 16 ribu siswa. Mereka didukung oleh ribuan guru dan tenaga kependidikan.
Perkembangannya terus berlanjut. Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen sudah dimulai tahun ini di 104 titik lainnya. Inisiatif ini merupakan langkah strategis Presiden Prabowo untuk memutus mata rantai kemiskinan. Sasaran utamanya adalah anak-anak dari keluarga paling membutuhkan, yang tercatat dalam Desil 1 dan 2 data sosial ekonomi nasional.
Artikel Terkait
Iran Umumkan 108 Korban Jiwa Serangan di Sekolah Dasar, Tuding Israel dan AS
BMKG Prakirakan Hujan Ringan hingga Sedang Guyur Sebagian Jabodetabek Hari Ini
Pria di Tanjungpinang Diduga Bunuh dan Mutilasi Istrinya Sendiri
Liverpool Hancurkan West Ham 5-2, Kokoh di Posisi Kelima Klasemen