Bareskrim Kirim Tim Khusus Usut Tambang Ilegal di Sumbar

- Senin, 12 Januari 2026 | 13:05 WIB
Bareskrim Kirim Tim Khusus Usut Tambang Ilegal di Sumbar
Pembahasan Tambang Ilegal di Sumbar

Bareskrim Turun Tangan Tangani Tambang Ilegal di Sumatera Barat

Jakarta, Senin, 12 Januari 2026

Isu tambang ilegal di Sumatera Barat akhirnya mendapat perhatian serius. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, baru-baru ini menemui petinggi Bareskrim Polri untuk membahas masalah ini. Hasilnya? Bareskrim mengaku sudah mengerahkan tim khusus ke daerah tersebut.

Pertemuan itu berlangsung di Mabes Polri, Jakarta Selatan. Menurut Direktur Tipidter Bareskrim, Brigjen Moh Irhamni, kedatangan Andre Rosiade sebagai tokoh daerah sangat diapresiasi. "Kami sudah diperintahkan pimpinan, dalam hal ini Pak Wakabareskrim, untuk turun langsung," ujarnya.

"Tim kami sudah diberangkatkan ke Sumatera Barat untuk penegakan hukum. Terutama di lokasi-lokasi yang banyak mengandung emas. Ini prioritas kami."

Irhamni tak hanya bicara soal operasi. Dia juga membuka pintu lebar-lebar bagi partisipasi masyarakat. Menurutnya, laporan dari warga setempat adalah kunci percepatan. Tanpa informasi yang memadai, upaya penindakan bisa berjalan di tempat.

"Kami mohon, kalau ada informasi, segera sampaikan. Agar penegakan hukum bisa kami lakukan. Tentu saja, dengan prinsip keadilan yang jelas."

Di sisi lain, Andre Rosiade membeberkan detail pertemuannya. Selain dengan Irhamni, dia juga berkoordinasi dengan Wakabareskrim Brigjen Nunung Syaifuddin. Pembicaraan mereka fokus pada penyelesaian menyeluruh, bukan sekadar satu dua titik.

"Kami bahas semua wilayah yang bermasalah. Bukan cuma Pasaman. Tapi juga Pasaman Barat, Sijunjung, Solok Selatan, dan daerah lain di Sumbar yang jadi lokasi tambang liar," jelas politisi yang juga Ketua Gerindra Sumbar itu.

Rosiade merasa lega. Dari pertemuan itu, dia menangkap komitmen kuat Bareskrim. Tim khusus sudah dikirim dan diharapkan segera bergerak. Semua ini, katanya, sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Alhamdulillah, sesuai arahan Presiden dan Kapolri, ada kesepakatan. Tim sudah dikirim ke Sumbar untuk bekerja. Tujuannya jelas: menangkap pelaku tambang ilegal dan liar di seluruh wilayah."

Langkah ini tentu jadi angin segar. Sumatera Barat, dengan kekayaan alamnya, kerap jadi sasaran eksploitasi tak bertanggung jawab. Kehadiran tim Bareskrim diharapkan bisa memberi efek jera. Namun begitu, hasil di lapangan masih harus ditunggu. Kerja nyata, bukan sekadar janji di Jakarta, yang akhirnya berbicara.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar