Momen Hangat Megawati dan Anak-Anak Warnai Rakernas PDIP

- Minggu, 11 Januari 2026 | 20:00 WIB
Momen Hangat Megawati dan Anak-Anak Warnai Rakernas PDIP

Suasana hangat tiba-tiba menyelimuti panggung Rakernas PDIP di Ancol, Minggu lalu. Acara yang bertepatan dengan ulang tahun partai ke-53 itu menyisakan momen personal yang menarik perhatian. Usai memberikan arahan via daring kepada kru kapal bantuan di Aceh, Ketua Umum Megawati Soekarnoputri disambut kedua anaknya, Puan Maharani dan Prananda Prabowo.

Mereka bertiga sempat berfoto bersama dengan salam khas metal. Tapi, yang bikin senyum adalah aksi spontan setelahnya. Puan dan Prananda kompak mencium pipi sang ibu. Gestur sederhana itu langsung mencuri sorotan di tengah acara politik yang biasanya kaku dan formal.

Rakernas sekaligus perayaan HUT ini sendiri digelar di Beach City International Stadium, Ancol. Direncanakan berlangsung tiga hari, puncaknya akan diwarnai pernyataan sikap partai mengenai berbagai isu nasional.

Menurut Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, partai akan menegaskan posisinya sebagai penyeimbang di era pemerintahan Prabowo Subianto.

"PDI Perjuangan menegaskan diri sebagai Partai Penyeimbang dengan kerja nyata di tengah rakyat di tengah berbagai bencana yang melanda di Tanah Air, dengan spirit kemanusiaan, keadilan dan keberpihakan kepada rakyat,"

Hasto menyampaikan itu dalam keterangannya Jumat lalu. Dia bilang, Rakernas kali ini mengusung tema 'Satyam Eva Jayate' atau 'Kebenaran itu Sendiri yang Menang'. Jalan yang ditempuh pun disebutnya antimainstream.

Agendanya cukup padat. Rakernas ini merupakan tindak lanjut dari Kongres ke-VI tahun lalu. Nantinya, akan dibahas banyak hal mulai dari sikap politik, respons terhadap isu geopolitik, krisis ekologi, sampai soal korupsi dan ekonomi. Semua itu, kata Hasto, akan dirumuskan sebagai tanggung jawab partai di tengah masyarakat.

Jadi, selain momen kehangatan keluarga tadi, acara tiga hari ini diharapkan bisa memetakan arah politik PDIP ke depannya. Kita tunggu saja hasilnya.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar