"Supaya kegiatan tambang ini bisa legal, harus ada tambang rakyat yang dikelola dengan benar dan mengedepankan koperasi. Koperasinya adalah Koperasi Merah Putih," imbuhnya.
Lewat koperasi, tata kelola diharapkan jadi lebih transparan. Standar keselamatan kerja bisa lebih terjaga, dampak lingkungan lebih mudah diawasi, dan yang paling penting, kesejahteraan bisa dirasakan bersama. Pemerintah pun punya satu pintu untuk pembinaan.
Jenderal bintang dua ini menambahkan, agenda ke depan adalah menggelar rapat koordinasi. Akan dihadiri dinas pertambangan dan semua stakeholder terkait. Mereka akan duduk bersama merumuskan langkah teknis, sekaligus mempercepat regulasi yang dibutuhkan.
Harapannya, pertambangan rakyat yang tertib dan berkelanjutan bisa segera terwujud di Riau. "Ini adalah upaya kolaboratif bersama. Semua stakeholder harus duduk bersama untuk mencari solusi terbaik bagi masyarakat," pungkas Herry menutup pembicaraan.
Artikel Terkait
Manchester City Hancurkan Chelsea 3-0, Perburuan Gelar Premier League Makin Sengit
Chelsea Hadapi Manchester City di Stamford Bridge, Tekanan Besar untuk Perburuan Poin
Manchester City Hancurkan Chelsea 3-0 di Stamford Bridge
Bayi Nyaris Dibawa Orang Tak Dikenal di RSHS Bandung, Ibu Soroti Gelang Identitas yang Digunting