Sudah setahun berlalu sejak program Makan Bergizi Gratis (MBG) pertama kali digulirkan. Di Riau, upaya mewujudkan Generasi Emas 2045 terus digenjot, salah satunya lewat pembangunan infrastruktur pendukung yang masif. Kapolda setempat, Irjen Pol Herry Heryawan, membeberkan bahwa saat ini sudah ada 15 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi penuh.
“Hari ini tepat tanggal 6 Januari 2025 MBG diresmikan. Dan hari ini, kita sudah melewati satu tahun dua hari,” ujar Herry di Madrasah Ibtidaiah Negeri (MIN) 1 Pekanbaru, Kamis (8/1/2026).
Menurutnya, masih ada tiga unit dapur lagi yang sedang dalam tahap pembangunan. Nantinya, total 18 unit itu diharapkan bisa mencukupi kebutuhan gizi lebih dari 67 ribu murid di Bumi Lancang Kuning.
Perkembangannya tak cuma di infrastruktur. Sasaran penerima manfaat program ini juga kian meluas. Kalau awalnya fokus ke anak sekolah serta ibu hamil dan menyusui, kini ada lima kategori tambahan. Tenaga pendidik, guru, penyandang disabilitas, lansia, hingga anak-anak jalanan kini ikut merasakan manfaatnya.
Herry menegaskan, ini semua berkat arahan langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Ia juga mengutip pesan Presiden Prabowo yang menyebut program makan bergizi ini sebagai investasi jangka panjang negara.
“Ini investasi berharga. Untuk memastikan anak-anak dapat gizi seimbang dan meraih cita-citanya. Mudah-mudahan Generasi Emas 2045 yang kita idamkan bisa terwujud dengan baik,” lanjutnya penuh harap.
Di kesempatan yang sama, Sekda Provinsi Riau Syahrial Abdi yang hadir turut menyampaikan apresiasi. Sinergi antar daerah, menurutnya, kunci utama keberlanjutan MBG.
“Sebagai Ketua Satgas MBG Provinsi Riau, saya terus berkoordinasi dengan seluruh sekda di kabupaten dan kota,” kata Syahrial.
Ia berjanji pihaknya akan terus meningkatkan pelayanan. “Program ini untuk anak-anak, masa depan bangsa kita,” imbuhnya singkat namun tegas.
Acara di MIN 1 Pekanbaru itu sendiri dihadiri sejumlah pejabat. Mulai dari Direktur Pemantau dan Pengawas Wilayah I MBG Pusat Harjito, perwakilan KPPG Riau, hingga Kepala Sekolah beserta para murid yang menjadi sasaran program.
Herry Heryawan pun menutup dengan harapan. “Terima kasih Bapak Presiden. Semoga apa yang kita lakukan bersama, termasuk kolaborasi dengan media, bisa terus diterapkan dan berjalan mulus di Riau,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Wamendagri Ribka Haluk Dorong PIKI Jadi Organisasi yang Pengaruhi Kebijakan Publik
CFD Rasuna Said Kembali Digelar, Warga Antusias Manfaatkan Ruang Publik untuk Olahraga dan Rekreasi
PBB Peringati Hari Laut Sedunia 2026, Serukan Aksi Global Atasi Polusi dan Penangkapan Ikan Berlebihan
Prabowo: Wujudkan Hidup Layak bagi Rakyat Butuh Kerja Keras di Semua Sektor