Seorang bocah lelaki berusia empat tahun, AS, harus menjalani operasi mata di RS Universitas Sumatera Utara. Kejadiannya bermula saat kericuhan antarwarga terjadi di kawasan Medan Belawan. Dari situ, sebuah peluru nyasar melesat dan mengenai mata anak malang itu.
Ibu korban, Romanda Siregar (33), mengonfirmasi rencana medis tersebut. Suaranya terdengar lelah namun penuh harap.
"Anak saya dirujuk ke RS USU. Rencananya, di sana akan ada operasi untuk mengangkat peluru dari matanya," ujar Romanda.
Namun begitu, jadwal pastinya masih menunggu. Romanda menjelaskan bahwa tim dokter masih melakukan serangkaian pemeriksaan mendalam terhadap kondisi putranya. Banyak hal yang harus dipertimbangkan sebelum tindakan bedah benar-benar dilakukan.
Artikel Terkait
Survei LSI: Mayoritas Publik Tolak Pilkada Lewat DPRD, Istana Angkat Bicara
Dua Prajurit Atlet Langsung Naik Pangkat Usai Bawa Emas SEA Games
Sisa Kayu Banjir Lalu Kembali Hanyut di Sungai Wih Gile
Golkar Tegaskan Syarat: Pilkada Lewat DPRD Harus Libatkan Rakyat