Kota Manado berduka. Kebakaran hebat yang melanda Panti Werdha Damai di Sulawesi Utara menelan korban jiwa yang tidak sedikit: tujuh belas orang lansia yang tinggal di panti itu meninggal dunia. Dugaan sementara, penyebabnya adalah korsleting listrik.
Polisi pun bergerak cepat. Hingga saat ini, sudah dua belas orang saksi telah diperiksa untuk mengungkap kronologi sebenarnya.
Dirreskrimum Polda Sulut, AKBP Suryadi, memberikan penjelasan. Menurutnya, titik api pertama kali muncul dari area dapur.
Terkait pemeriksaan, Suryadi membeberkan bahwa para saksi yang telah dimintai keterangan mencakup ketua yayasan, sekretaris, serta para penjaga panti. “Jumlah saksi yang sudah dilakukan pemeriksaan berjumlah 12 orang,” ungkapnya.
Artikel Terkait
Korban Tewas Bencana Sumatera Tembus 1.182 Jiwa, Ratusan Ribu Masih Mengungsi
Rutan Serang Gelar Tes Urine, Semua Tahanan dan Petugas Dinyatakan Negatif
Tangsel Perpanjang Darurat Sampah, Camat hingga RW Dikerahkan
Gus Yahya Tegaskan Batas: Dukungan Emosional, tapi Tak Campuri Kasus Hukum Gus Yaqut