Geng Digital Neo-Nazi Rekrut 70 Anak, Rencanakan Serangan di Sekolah

- Rabu, 07 Januari 2026 | 20:30 WIB
Geng Digital Neo-Nazi Rekrut 70 Anak, Rencanakan Serangan di Sekolah

Bareskrim Polri baru-baru ini membongkar sebuah kasus yang cukup mengkhawatirkan. Direktorat Tindak Pidana Siber mereka menemukan fakta bahwa tak kurang dari 70 anak di Indonesia telah terpapar paham ekstrem yang mengagungkan kekerasan. Penyebarannya cukup luas, mencakup 19 provinsi, dengan konsentrasi tertinggi masih di Pulau Jawa.

Menurut penjelasan Kombes Mayndra Eka, Juru Bicara Densus 88, anak-anak ini berkumpul di berbagai grup media sosial yang dikenal sebagai true crime community atau TCC. Di sanalah, dalam ruang digital yang gelap, mereka terpapar dan bertukar ideologi berbahaya seperti Neo-Nazi dan White Supremacy.

Yang lebih mencemaskan lagi, niat mereka ternyata bukan sekadar wacana. Mayndra menyebutkan ada keinginan nyata untuk melancarkan aksi kekerasan di lingkungan sekolah mereka sendiri. "Ini yang harus kita cegah," tegasnya.

"Dari interview yang dilakukan oleh penyelidik, kami menemukan bahwa anak-anak ini di dalam wilayah yang berbeda berencana untuk melakukan bunuh diri setelah meledakkan beberapa kelas,"

Mayndra menyampaikan hal itu dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (7/1/2026). "Di sini disebutkan kelas 7, kelas 8, kelas 9. Lalu membantai guru, mensabotase CCTV. Sasaran aksinya adalah teman sekolah dan guru,"

Dorongan untuk bertindak, menurut Mayndra, sangat dipengaruhi oleh dinamika dalam grup TCC tadi. Komunikasi di dalamnya bukan main-main. Mereka saling mengajari cara membuat alat peledak, misalnya, untuk mendukung rencana-rencana brutal mereka.


Halaman:

Komentar