MURIANETWORK.COM - Pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik dan balik Lebaran 2026. Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti, mengonfirmasi bahwa Kementerian PU akan mengoperasikan tambahan 10 ruas tol fungsional guna mendistribusikan kepadatan lalu lintas. Langkah ini diambil seiring prediksi Kementerian Perhubungan yang menyebutkan sekitar 144 juta orang akan melakukan perjalanan pada periode tersebut.
Strategi Penambahan Ruas Tol Fungsional
Dalam upaya konkret mengurangi kemacetan, pemerintah tidak hanya mengandalkan jaringan tol yang ada. Diana Kusumastuti menyatakan bahwa sepuluh ruas tol baru akan difungsikan khusus untuk menopang arus mudik. Ruas-ruas tersebut direncanakan tersebar di beberapa titik strategis di Sumatera dan Jawa.
“Kami menyiapkan tambahan 10 ruas tol fungsional sepanjang 290,855 km,” tuturnya saat dikonfirmasi.
Ia kemudian merinci, ruas yang dimaksud meliputi Sigli-Banda Aceh Seksi 1, Palembang-Betung Seksi 1 hingga 4, Probolinggo-Banyuwangi Seksi 1-3, Solo-Yogyakarta pada bagian Prambanan-Purwomartani, serta Yogyakarta-Bawen di seksi Ambarawa-Bawen. Kehadiran ruas-ruas ini diharapkan dapat menjadi alternatif bagi pemudik, sehingga tekanan pada jalur utama bisa berkurang secara signifikan.
Kesiapan Infrastruktur Pendukung yang Komprehensif
Selain penambahan jalur, kesiapan fasilitas pendukung menjadi perhatian utama. Diana menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur merupakan kunci dalam menghadapi gelombang mobilitas massal seperti mudik Lebaran. Saat ini, jaringan tol nasional telah didukung oleh puluhan rest area dan ratusan gerbang tol.
Artikel Terkait
Pemprov DKI Godok Koneksi MRT dan KRL Listrik untuk Revitalisasi Kota Tua
Wamendagri: Dai dan Ulama Diharapkan Jadi Penggerak Sosial di Wilayah Perbatasan
BPK Mulai Audit LKPD Bangka Belitung, Fokus pada Belanja Barang dan Proyek
Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Korupsi Petral, Diduga Picu Kenaikan Harga BBM