Di Istana Negara yang ramai, Jumat lalu, Presiden Prabowo Subianto melepas kontingen Indonesia yang akan berlaga di SEA Games 2025 Thailand. Suasana haru dan semangat jelas terasa. Dalam amanatnya, Prabowo menekankan bahwa tugas yang diemban para atlet ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan sebuah tugas kehormatan untuk membela nama bangsa di mata dunia.
“Saudara dapat tugas yang sangat mulia, bela negaramu,” ujar Presiden, suaranya tegas menggema di ruangan.
“Kalau kau berhasil, namamu tidak akan hilang dari pembicaraan, dari ingatan, dari narasi seluruh rakyat Indonesia.”
Ia mendorong para atlet untuk bertanding dengan totalitas, mengandalkan konsentrasi dan disiplin. Namun begitu, Prabowo punya pesan khusus soal kekuatan dari dalam. Menurutnya, faktor mental dan keyakinan kerap jadi penentu, bahkan bisa melampaui perkiraan fisik semata.
“Kalian harus gali kekuatan dari dalammu. Yakinkan dirimu dulu, baru saudara akan mendapatkan prestasi yang mungkin di luar dugaan orang,” katanya.
Di sisi lain, ada kabar menggembirakan yang turut disampaikan. Presiden mengungkapkan rencana peningkatan insentif bagi peraih medali emas, dari Rp500 juta menjadi Rp1 miliar. Tapi ia cepat-cepat menambahkan, ia yakin motivasi utama para atlet bukanlah soal materi. Baginya, bangsa Indonesia adalah bangsa yang tahu menghormati jasa para pahlawannya, termasuk pahlawan olahraga.
“Jadi ini bukan kita semua dinilai dengan materi, tidak, tidak bisa,” tegas Prabowo.
Lebih jauh, Presiden melihat olahraga bukan cuma soal pertandingan. Ia menyebut olahraga sebagai simbol kehidupan dan cerminan jiwa sebuah bangsa. Karenanya, pemerintah punya agenda besar: membangun pusat pelatihan berkelas dunia. Rencananya, pembinaan akan dilakukan secara serius dan jangka panjang, bahkan sejak usia dini.
“Di situ kita akan bangun state of the art. Kita akan bina dari usia dini, kita didik dari umur 8 tahun,” paparnya tentang visi pembinaan olahraga nasional itu.
Menutup arahan, Prabowo menyampaikan keyakinannya yang besar. Ia yakin Indonesia, sebagai bangsa besar, akan melahirkan banyak juara di masa depan. Doa dan dukungan segenap bangsa menyertai.
“Terima kasih semangatmu, negara dan bangsa menunggu prestasimu. Selamat berjuang. Semoga Tuhan yang Maha Besar melindungi seluruh saudara-saudara dalam perjuanganmu,” tutupnya penuh harap.
Artikel Terkait
Menaker Terbitkan Aturan Baru, Hanya Enam Bidang Pekerjaan yang Boleh Gunakan Sistem Outsourcing
Kementerian Perdagangan Siap Sesuaikan HET Minyakita, Harga di Pasaran Tembus Rp19.000 per Liter
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Ditargetkan Rampung Sebelum HUT Jakarta 2026
Konflik Timur Tengah Ancam Investasi Raksasa AI Senilai Rp10.800 Triliun