Eropa Membeku: Black Ice dan Salju Lumpuhkan Transportasi, Tewaskan Korban

- Rabu, 07 Januari 2026 | 10:20 WIB
Eropa Membeku: Black Ice dan Salju Lumpuhkan Transportasi, Tewaskan Korban

Peringatan untuk Semua

Gelombang dingin ini memang tak pandang bulu. Jerman, Prancis, hingga Hungaria merasakan dampak serupa. Di Jerman bagian selatan dan timur, suhu anjlok jauh di bawah nol, salju menutupi segalanya. Sementara Hungaria bersiap untuk hari kedua diterjang salju lebat. Banyak jalan dan rel, khususnya di timur laut, sama sekali tak bisa dilalui. Nasihat dari otoritas cuma satu: jangan keluar rumah kalau tidak sangat mendesak.

Paris yang biasanya ramai, berubah jadi lapangan es yang berbahaya. Salju yang turun Senin membeku semalaman, membuat trotoar dan jalanan licin seperti arena skating. Meski aktivitas wisata masih ada, risikonya tinggi, apalagi di daerah bertangga seperti Montmartre. Beberapa bandara kecil terpaksa ditutup, untungnya bandara utama Paris masih beroperasi.

Tapi tampaknya ini belum berakhir. Menurut prakiraan, Inggris, Prancis, dan Jerman bakal dihantam lagi oleh badai pembawa salju pada akhir pekan nanti. Sementara di kawasan Balkan Barat, hujan dan salju lebat sudah lebih dulu memutus listrik, menutup jalan, dan memicu banjir. Di Sarajevo, seorang perempuan tewas setelah tertimpa pohon yang roboh karena beban salju basah.

Jadi pesannya jelas dari berbagai otoritas transportasi di Eropa: batasi perjalanan, utamakan keselamatan, dan pantau terus perkembangan cuaca. Gelombang dingin ini belum menunjukkan tanda-tanda akan berhenti.


Halaman:

Komentar