Rusia angkat bicara soal pergantian kekuasaan di Venezuela. Mereka menyambut baik pengangkatan Delcy Rodriguez sebagai presiden sementara. Bagi Moskow, langkah ini penting untuk menjaga perdamaian dan stabilitas, terutama pasca penangkapan dramatis terhadap Nicolas Maduro.
Menurut laporan Reuters, Selasa lalu, pemerintah Rusia tak ragu menyebut Venezuela sedang menghadapi ancaman. Ancaman apa? Mereka menyebutnya sebagai agresi bersenjata asing dan praktik neokolonial yang terang-terangan. Meski tak menyebut Amerika Serikat secara gamblang, maksudnya cukup jelas.
Kementerian Luar Negeri Rusia pun buka suara.
"Kami dengan tegas menegaskan bahwa Venezuela harus dijamin haknya untuk menentukan nasibnya sendiri tanpa campur tangan eksternal yang merusak," begitu bunyi pernyataan resmi mereka.
Artikel Terkait
Prabowo Serukan Optimisme di Peresmian Pabrik Kendaraan Listrik Magelang
KPK Periksa Dua Saksi Kasus Korupsi Restitusi Pajak Kalsel
Sampah Meluber di TPS 3R Pulogebang, Warga Khawatirkan Ancaman Penyakit
KPK Periksa Empat Saksi Kasus Pemerasan RPTKA di Malang