Di sisi lain, fokus penyelidikan polisi kini tertuju pada makanan dan minuman yang ditemukan di TKP. Mereka berusaha membandingkan sampel yang masih ada dengan yang sudah dikonsumsi korban. Namun begitu, soal ada tidaknya kandungan zat berbahaya macam sianida, polisi enggan terburu-buru menyimpulkan.
"Kami masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium," tegas Onkoseno.
Ia juga menegaskan bahwa penyelidikan masih berjalan untuk mendalami kemungkinan adanya indikasi tindak pidana. Semuanya masih digali.
ASJ sendiri adalah anak ketiga dari empat bersaudara. Peristiwa mengerikan ini pertama kali diketahui oleh sang kakak, Dafi, yang menemukan kejadian itu sepulang kerja pada Jumat (2/1) pagi lalu.
Ketiga korban yang meninggal adalah sang ibu, SS (50), anak pertama perempuan berinisial AAL (27), dan si bungsu laki-laki, AAB (13). Suasana duka masih menyelimuti lokasi kejadian.
Artikel Terkait
Ayah Prajurit Viral Diamankan Denpom Usai Dilaporkan Istri Sendiri
Nakhoda dan ABK Kapal Putri Sakinah Resmi Jadi Tersangka
KPK Panggil Anggota DPRD Bekasi untuk Perkuat Kasus Bupati Nonaktif
Jaksa Italia Selidiki Tragedi Bar Swiss yang Tewaskan 40 Orang