"Kita belum terlalu banyak tanya ke korban," ujar Iwan. Alasannya, kondisi mereka masih belum memungkinkan. Trauma dan luka yang diderita membuat penyidik harus menunggu. "Masih dalam perawatan, jadi nggak mungkin kita tanya-tanya dalam keadaan seperti itu," tambahnya.
Di RSUD Kota Bogor, gambaran lukanya lebih jelas. Juru bicara rumah sakit, Patrick, menyebut keduanya tiba sekitar pukul sepuluh pagi dengan kondisi mengkhawatirkan.
NB mengeluh nyeri hebat di bagian kiri kepalanya, akibat hantaman benda tajam seperti golok. Telinga kirinya juga robek. Sementara HT, suaminya, mengalami beberapa luka bacok di kepala. Dari kedua korban, kondisinya disebut yang paling parah.
Polisi masih mendalami kasus ini. Sementara keluarga dan tetangga tentu saja masih diliputi keheranan dan ketakutan. Sebuah konflik rumah tangga lama yang tiba-tiba meletus dengan cara begitu brutal, mengoyak heningnya awal tahun.
Artikel Terkait
KPK Panggil Anggota DPRD Bekasi untuk Perkuat Kasus Bupati Nonaktif
Jaksa Italia Selidiki Tragedi Bar Swiss yang Tewaskan 40 Orang
KPK Dalami Aliran Dana Kasus Bupati Bekasi dan Wakil Ketua DPRD
Tragedi di Gaza: Drone Israel Tewaskan Empat Anak dalam Serangan ke Tenda Pengungsi