Puncak arus balik Nataru kemarin, Senin (4/1/2026), benar-benar terasa di stasiun-stasiun utama Jakarta. Menurut data yang dirilis PT KAI Daop 1 Jakarta, tercatat lebih dari 54 ribu penumpang tiba di ibu kota menjelang sore hari. Mereka datang dari berbagai kota, mulai dari Yogyakarta dan Semarang, hingga Surabaya, Bandung, dan Purwokerto.
Franoto Wibowo, Humas Daop 1 Jakarta, memberikan konfirmasi resminya pada Senin (5/1).
"Hingga pukul 15.30 WIB kemarin, kami mencatat 44.290 pelanggan berangkat dan 54.448 pelanggan tiba di berbagai stasiun di wilayah Jakarta," jelas Franoto.
Angka kedatangan yang lebih tinggi itu menggambarkan gelombang pemudik yang mulai berlabuh. Kalau dilihat per stasiun, gambarnya cukup menarik.
Stasiun Gambir menjadi titik kedatangan terbanyak, dengan 15.769 orang turun. Diikuti Pasar Senen yang mencatat 15.023 penumpang tiba. Namun begitu, Pasar Senen justru lebih ramai untuk keberangkatan, dengan 14.909 orang berangkat.
Stasiun lain seperti Bekasi, Jatinegara, dan Cikarang juga mengalami lonjakan serupa, meski skalanya berbeda. Jatinegara, misalnya, mencatat penumpang tiba hampir dua kali lipat dari yang berangkat.
Di sisi lain, fenomena liburan ini tentu saja mendongkrak penjualan tiket. Franoto juga mengungkap angka yang cukup fantastis untuk periode liburan secara keseluruhan.
"Untuk periode angkutan Nataru, dari 18 Desember tahun lalu sampai 4 Januari kemarin, tiket yang terjual mencapai 811.038," ucapnya.
Angka itu, meski tak dijelaskan rinci per jalurnya, menunjukkan betapa tingginya ketergantungan masyarakat pada moda transportasi kereta api saat musim mudik seperti ini. Stasiun-stasiun pun masih ramai, meski puncaknya sudah mulai berlalu.
Artikel Terkait
AS Pertimbangkan Izin Pengayaan Uranium Simbolis untuk Iran, Ancaman Serangan Masih Menggantung
Napoleon III dan Victor Emmanuel II Tandatangani Perjanjian Turin, Serahkan Nice ke Prancis
Komisi VIII DPR Tinjau Penyaluran Bansos dan Sinergi Lembaga Sosial di Batam
IIMS 2026 Catat Transaksi Rp8,7 Triliun, Lanjut ke Surabaya, Balikpapan, dan Manado