Tanggapan dari Pemerintah Daerah
Merespon insiden ini, Wakil Bupati Garut Putri Karlina tak menyembunyikan kekecewaannya. Pasalnya, ini bukan pertama kali terjadi di wilayahnya. Ia langsung menggerakkan Inspektorat untuk melakukan audit dan mendalami cerita dari sisi kepala desa yang bersangkutan.
"Yang namanya menjadi pimpinan, harus siap jika dikritik," ujar Putri.
Tak hanya dari tingkat kabupaten, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pun angkat bicara. Ia sepakat dengan Putri. Pejabat publik, menurutnya, harus punya mental terbuka terhadap kritik.
"Manakala ada orang yang mengkritik, mengunggah pembangunan yang belum berkeadilan, jalan rusak, drainase rusak, atau rumah rakyat miskin yang tidak terperhatikan, jangan melakukan pengancaman," pesan Dedi tegas.
Kasus ini kembali memantik perbincangan panjang tentang ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, dan sejauh mana para pejabat di tingkat paling bawah siap mendengarkannya.
Artikel Terkait
Prabowo Serahkan Daftar Hitam ke Jaksa Agung: Saya Tak Mau Lihat, Takut Ada Teman
Iran Eksekusi Warga yang Dituduh Mata-mata Mossad di Tengah Ketegangan dengan Israel
Densus 88 Ungkap Jebakan True Crime Online yang Jerat 70 Anak di Indonesia
Prabowo Tantang Keraguan: Swasembada Pangan Bukan Mimpi, Tapi Kenyataan Tiap Tahun