Kritik Jalan Rusak Berujung Intimidasi, Warga Garut Dikeroyok Massa

- Senin, 05 Januari 2026 | 08:25 WIB
Kritik Jalan Rusak Berujung Intimidasi, Warga Garut Dikeroyok Massa

Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan aksi intimidasi terhadap seorang pemuda di Garut. Pemuda itu dikerubungi, dimaki-maki, dan nyaris menjadi sasaran kekerasan fisik. Pemicunya? Kritiknya yang vokal soal kondisi jalan desa yang rusak parah.

Dalam video yang viral itu, terlihat sejumlah pria dan wanita mengerumuni seorang pemuda berkemeja. Suasana tegang, emosi memuncak. Seorang pria berbaju bergambar One Piece dengan nada menantang berteriak dalam bahasa Sunda, "Mau tenar kamu? Mau ngejago?"

Pemuda itu hanya bisa terdiam, menunduk. Beberapa kali ia mencoba menjelaskan, tapi kata-katanya selalu dipotong oleh orang-orang di sekelilingnya yang tampak begitu marah.

Belakangan, terungkap pemuda itu adalah Holis Muhlisin, warga Cisewu, Garut, yang berusia 31 tahun. "Iya benar, itu saya," akunya saat dikonfirmasi via telepon.

Menurut Holis, kejadian memilukan itu sebenarnya sudah terjadi pada 27 Oktober tahun lalu. Namun, butuh waktu baginya untuk mengumpulkan keberanian. Baru pada akhir Desember 2025, ia memutuskan mengunggah rekaman itu ke Facebook-nya, setelah mempertimbangkan banyak hal.

Lantas, apa yang membuatnya jadi sasaran? Holis mengaku kerap menyuarakan kritik terhadap pembangunan di desanya yang dinilainya semrawut. Fokus utamanya adalah akses jalan yang rusak berat. Bagi dia, ini bukan soal mencari popularitas.

"Saya bukan ingin tenar, tapi ingin desa saya baik," tegas Holis.


Halaman:

Komentar