Suasana panas sempat menyelimuti Stadion Manahan Solo, Minggu kemarin. Laga antara Persis Solo dan Persita Tangerang tak cuma soal skor, tapi juga ricuh. Beberapa oknum penonton, diduga suporter tuan rumah, membuat ulah dengan menyalakan flare hingga petasan.
Kejadiannya berlangsung di menit ke-80. Tiba-tiba, asap pekat berwarna merah merebak dari tribun. Lapangan pun jadi tak jelas terlihat. Wasit terpaksa menghentikan pertandingan sekitar tiga menit lamanya, menunggu asapnya hilang. Untungnya, polisi yang berjaga langsung bergerak cepat. Mereka mencegah kerusuhan meluas dengan mengamankan sejumlah orang yang dianggap sebagai provokator.
Kapolresta Solo, Kombes Catur Cahyono Wibowo, menjelaskan detailnya. Menurutnya, ada 23 orang yang diamankan dari lokasi.
"Mereka adalah oknum suporter Persis Solo yang kami dapati dalam keadaan tidak sadar karena minuman keras. Selain itu, mereka juga membawa barang-barang berbahaya seperti petasan dan flare," jelas Catur.
Artikel Terkait
Kecelakaan Beruntun di Tol Jakarta-Tangerang Sebabkan Kepadatan Parah
Zelensky Setujui Gencatan Senjata Rusia untuk Paskah Ortodoks
Konflik Timur Tengah Dorong Biaya Haji 2026, Pemerintah Jamin Tak Dikenakan ke Jemaah
Menhub Dorong Masyarakat Laporkan Pungli di Transportasi dengan Bukti Visual