Tragedi di Tanjung Priok: Satu Kelarga Tewas, Hanya Seorang Anak Bertahan

- Sabtu, 03 Januari 2026 | 21:50 WIB
Tragedi di Tanjung Priok: Satu Kelarga Tewas, Hanya Seorang Anak Bertahan

Sebuah rumah di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, menjadi lokasi penemuan tragis. Tiga anggota satu keluarga ditemukan tewas di dalamnya. Dari kejadian itu, hanya satu yang selamat: Abdullah Syauqi Jamaludin. Menurut sejumlah saksi, pemuda berusia 23 tahun itu masih dalam keadaan sadar saat pertama kali ditemukan.

“Jadi saya bilang, kenapa ini sama adiknya yang nomor tiga kan, ‘Nggak tahu’ katanya begitu. Yang Syauqi yang dibawa ke rumah sakit ya,”

Ujar tetangga korban, Aryuni Wulan Febri (51), saat ditemui di kediamannya, Sabtu lalu. Suaranya terdengar berat menceritakan kejadian itu.

Korban yang meninggal adalah sang ibu, Siti Solihah (50), beserta dua anaknya: Afiah Al Adilah Jamaludin (28) dan Adnan Al Abrar Jamaludin (14). Sementara Syauqi, anak ketiga, masih berjuang menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Semua berawal ketika Khadafi, anak kedua keluarga itu, pulang kerja pada Jumat pagi. Dialah yang menemukan jasad ibu dan saudara-saudaranya. Wulan menggambarkan suasana saat itu sungguh mencekam.

“Iya, berdiri kan gitu. Saya tanya, ‘Ini ibu kenapa?’, ‘Nggak tahu’ katanya gitu. Kayak gimana ya, kayak pandangannya kosong, kayak bingung gitu lah. Di belakang. Keluar dari belakang, keluar dari kamar mandi kayaknya sih,”

Kenang Wulan tentang kondisi Syauqi.


Halaman:

Komentar