Kafe di Kherson Luluh Lantak, Rusia Tuding Ukraina Sebagai Dalang

- Jumat, 02 Januari 2026 | 06:00 WIB
Kafe di Kherson Luluh Lantak, Rusia Tuding Ukraina Sebagai Dalang

Kafe di wilayah Kherson, Ukraina Selatan, rata oleh serangan drone. Peristiwa tragis itu menewaskan 24 orang, menurut laporan. Yang menarik, justru Rusia yang menuding Ukraina sebagai dalang di balik serangan mematikan ini.

Kherson sendiri saat ini berada di bawah kendali Rusia. Lewat pernyataan resmi, Moskow menuduh Kyiv telah 'menodai' upaya perdamaian. Sampai berita ini diturunkan, Ukraina memilih bungkam dan belum memberikan tanggapan apa pun.

Vladimir Saldo, gubernur wilayah Kherson yang ditunjuk Rusia, menyebut 'musuh' menembakkan tiga drone. Sasaran serangan adalah sebuah kafe dan hotel di pesisir Laut Hitam, tepatnya di Khorly. Saat itu, warga sipil tengah berkumpul merayakan Tahun Baru.

"Lebih dari 100 orang ada di hotel itu malam serangan terjadi," ujar Saldo.

Foto-foto yang beredar di Telegram memperlihatkan situasi mengerikan. Sebuah bangunan hancur lebur dilalap api, tinggal puing-puing membara dan mayat-mayat yang hangus terbakar. Komite Investigasi Rusia mengaku telah membuka penyelidikan untuk kasus yang menewaskan lebih dari 20 orang ini. Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Rusia masih mengklarifikasi jumlah korban jiwa.

Tuduhan Rusia ini muncul di momen yang genting. Baru saja berlalu berminggu-minggu diplomasi intensif yang bertujuan mendamaikan perang hampir empat tahun ini. Namun begitu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dengan gamblang mengakui, negaranya masih '10 persen' dari kesepakatan damai yang diharapkan.


Halaman:

Komentar