Keramaian di kawasan Jakarta Pusat perlahan-lahan mulai mereda. Perayaan tahun baru 2026 telah usai, dan gelombang orang pun bergerak meninggalkan lokasi. Stasiun MRT Bundaran HI, tak pelak lagi, langsung jadi pusat kerumunan. Sejak dini hari, tempat itu sudah penuh sesak.
Menurut sejumlah saksi, suasana di lokasi pada Kamis (1/1/2026) sekitar pukul 00.30 WIB memang cukup padat. Antrean mengular panjang di depan pintu-pintu masuk stasiun. Mereka yang baru saja selesai merayakan tahun baru terlihat berdesakan, berusaha masuk untuk pulang.
Petugas di lapangan tampak kewalahan. Mereka sibuk mengatur kerumunan, berteriak-teriak kecil untuk memberikan arahan. Sesekali, mereka mengalihkan penumpang ke pintu lain yang antreannya tak terlalu panjang. Upaya mereka lumayan membantu, meski tetap saja riuh.
Di luar stasiun, pemandangan lain terlihat. Jalan M.H. Thamrin yang tadi ramai mulai sepi. Hanya tersisa petugas kebersihan yang dengan sabar memunguti sisa-sisa perayaan botol plastik, bungkus makanan, dan lain-lain. Mereka bekerja sementara kota Jakarta perlahan tertidur.
Perayaan malam tahun baru kali ini memang berbeda. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar acara di delapan titik, dengan pesan khusus: kepedulian untuk para korban bencana di berbagai daerah. Bahkan, ada posko donasi yang dibuka untuk menggalang bantuan.
Mungkin itulah sebabnya, suasana hiasan kembang api tak terlihat sama sekali. Baik pemerintah maupun swasta sepakat meniadakannya. Tema solidaritas lebih diutamakan daripada sekadar pesta pora.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Bertolak ke Washington untuk Pertemuan Bilateral dengan Presiden Trump
PN Jakpus Alihkan Status Tahanan Tiga Terdakwa Kasus Penghasutan ke Tahanan Kota
Tiga Tewas dalam Kecelakaan Truk Kontainer vs Sedon di Karawang, Diduga Ada Peran Pa Ogah
Siswa SMPN 26 Bandung Tewas Ditikam Usai Putuskan Pertemanan