Malam pergantian tahun selalu jadi momen yang sibuk. Untuk itu, Polda Riau sudah bersiap. Mereka tak mau arus lalu lintas tersendat atau, lebih buruk lagi, terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, sudah mengerahkan anak buahnya untuk berjaga di titik-titik yang rawan macet.
“Kami sudah memetakan sepuluh titik sentra yang rawan kemacetan dan pelanggaran,” jelas Herry saat ditemui di Pospam Purna MTQ, Kota Pekanbaru, Rabu (31/12/2025).
“Personel sudah kami tempatkan di sana.”
Selain soal kemacetan, ada tiga lokasi lain yang mendapat perhatian khusus karena catatan kecelakaannya. Titik-titik itu adalah Jalan Yos Sudarso, Jalan SM Amin, dan Jalan Garuda Sakti. Di tempat-tempat tersebut, pengaturan lalu lintas akan diperketat.
Namun begitu, tantangan tak cuma datang dari lalu lintas. Alam juga jadi faktor yang harus diwaspadai. Baru-baru ini, pintu waduk PLTA Koto Kampar dibuka. Menyikapi hal itu, Polda Riau sudah menyiapkan skenario terburuk.
Mereka mengerahkan personel cadangan dan peralatan khusus. Tujuannya, untuk mengantisipasi kemungkinan bencana di sepanjang aliran Sungai Kampar, hingga ke wilayah Pelalawan.
“Keselamatan warga di bantaran sungai adalah prioritas kami,” imbuh Kapolda.
“Personel dan peralatan khusus sudah siap jika situasi darurat hidrometeorologi terjadi.”
Di sisi lain, perayaan warga juga dipantau. Kapolda mencatat ada sekitar 60 titik kumpul massa, dengan perkiraan total 38.600 orang. Meski merayakan, masyarakat diingatkan lagi soal larangan yang sudah digaungkan sejak seminggu lalu: tidak ada pesta kembang api, konvoi, atau balap liar.
“Kami minta pengertiannya. Coba kita rasakan, bagaimana saudara-saudara kita yang sedang berjuang pulih dari bencana,” ujarnya.
“Pesta kembang api bisa menggangu mereka. Mari kita isi malam tahun baru dengan hal yang lebih bermakna, bukan kerumunan yang berisiko.”
Intinya, semua sudah dipetakan. Dari jalanan rawan macet hingga tepian sungai yang waspada banjir. Polisi berharap malam pergantian tahun kali ini berjalan lancar, aman, dan penuh empati.
Artikel Terkait
Jakarta Utara Siagakan 94 Pompa Antisipasi Hujan Lebat dan Banjir Rob
Kebakaran Kandang Ayam di Boyolali Tewaskan 10 Ribu Ekor DOC, Diduga dari Tungku Arang
Bahlil Gurau Ajak Emil Dardak Gabung Golkar di Pelantikan DPD Jatim
PKK Nagan Raya Gelar Trauma Healing untuk 309 Siswa Korban Banjir Bandang