Forkopimda Riau Tutup Tahun dengan Doa dan Imbauan Sederhana

- Rabu, 31 Desember 2025 | 18:35 WIB
Forkopimda Riau Tutup Tahun dengan Doa dan Imbauan Sederhana

Sore itu, Rabu terakhir di tahun 2025, halaman kantor Gubernur Riau di Pekanbaru dipadati oleh barisan seragam. Bukan sekadar apel biasa. Forkopimda setempat, bersama Polda Riau dan Pemprov, memilih menutup tahun dengan khidmat. Mereka menggelar doa bersama, sebuah bentuk solidaritas untuk saudara-saudara di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang sedang berduka akibat bencana.

Plt Gubernur Riau, SF Haryanto, bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam acara yang mengawali pengamanan malam tahun baru itu. Suasana terasa hening dan penuh refleksi.

Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, lantas menjelaskan makna di balik ritual tersebut. Menurutnya, ini adalah wujud empati atas musibah yang menimpa tiga provinsi tetangga. Tapi pesannya tidak berhenti di situ. Herry juga menyelipkan imbauan keras untuk publik.

Dia meminta masyarakat membatasi kerumunan yang tak perlu. Lalu, ada satu hal lagi yang ditekankan: jangan menyalakan kembang api.

“Kegiatan kembang api dan kerumunan yang tidak penting kami imbau untuk diganti dengan doa bersama. Kita selipkan doa untuk keselamatan saudara-saudara kita yang terkena bencana. Harapan kami, dalam delapan jam ke depan hingga pergantian tahun, tidak ada nyawa yang melayang sia-sia di jalanan atau lokasi perayaan,” tegas Kapolda.

Jadi, selain persiapan fisik aparat, acara ini memang sengaja diisi dengan doa lintas agama. Herry berharap momen pergantian tahun bisa jadi titik balik. Awal baru menuju kehidupan yang lebih sejahtera dan kondusif bagi warga Riau.

“Kami harapkan seluruh masyarakat Riau, khususnya di Kota Pekanbaru, tetap tertib. Mari kita berdoa agar tahun 2026 membawa harapan baru bagi kita semua ke arah hidup yang lebih baik lagi,” tuturnya.

Di sisi lain, Plt Gubernur SF Haryanto menyuarakan hal serupa. Dia mengajak semua pihak untuk merayakan tahun baru dengan sederhana, tanpa berlebihan. Fokusnya dialihkan untuk mendoakan para korban bencana.

“Pemprov Riau telah mengimbau kepada seluruh masyarakat agar merayakan pergantian tahun secara sederhana, tertib, dan tidak berlebihan. Imbauan ini bukan bentuk pembatasan tetapi wujud empati dan kepedulian sosial, mengingat masih adanya saudara-saudara kita di berbagai daerah yang terdampak bencana,” papar SF Haryanto.

Haryanto tak lupa mengapresiasi kerja keras jajaran Polda, TNI, dan seluruh unsur terkait sepanjang tahun 2025. Menurutnya, kolaborasi itulah kunci utama.

“Alhamdulillah kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Riau selama tahun 2025 dapat kita jaga dengan baik,” katanya.

Apel sore itu pun menjadi penegasan. Sekaligus penutup tahun yang khidmat, sebelum Forkopimda menyongsong tugas pengamanan di penghujung tahun. Semua berpindah, dari refleksi ke siaga.

“Saya juga mengajak seluruh masyarakat menyambut tahun 2026 dengan memastikan Provinsi Riau tetap aman, tertib dan menjadi rumah yang aman bagi seluruh masyarakat,” pungkas Haryanto.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar