Ribuan Personel Gabungan Siaga Jelang Malam Tahun Baru di Riau, Imbau Warga Batasi Perayaan

- Rabu, 31 Desember 2025 | 18:15 WIB
Ribuan Personel Gabungan Siaga Jelang Malam Tahun Baru di Riau, Imbau Warga Batasi Perayaan

Ribuan personel gabungan bersiap mengawal malam pergantian tahun 2026 di Riau. Pemerintah provinsi bersama TNI-Polri memastikan kesiapan mereka untuk menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan tentram bagi masyarakat.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan. Ia berbicara usai Apel Kesiapan Pengamanan Tahun Baru yang digelar di Mapolda Riau, Pekanbaru, Rabu (31/12/2025) siang. Apel tersebut dipimpin oleh Plt Gubernur Riau SF Hariyanto selaku Inspektur Upacara.

Bagi Kapolda, apel ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah simbol kekuatan kolektif. Seluruh elemen Forkopimda, dengan dukungan penuh dari Kasdam dan Danrem, bertekad menjamin keamanan di seantero Bumi Lancang Kuning.

"Hari ini kita menguatkan dan merapatkan barisan," ujar Irjen Pol Herry Heryawan.

"Tujuannya satu: memastikan malam tahun baru berjalan aman, nyaman, dan tertib. Untuk itu, kami telah menggelar 31 Pos Pengamanan, 16 Pos Pelayanan, plus 6 Pos Terpadu yang tersebar di titik-titik strategis."

Sebanyak 1.771 personel dari TNI, Polri, Basarnas, hingga jajaran Pemda akan diterjunkan. Mereka akan berjaga di objek-objek vital, lokasi perayaan, dan tak lupa tempat-tempat ibadah.

Namun begitu, ada nuansa prihatin yang menyertai persiapan ketat ini. Kapolda mengimbau masyarakat untuk menunjukkan empati atau tepa selira. Tiga provinsi tetangga Sumbar, Sumut, dan Aceh sedang berduka akibat bencana alam.

Karena itu, kerumunan yang tidak mendesak sebaiknya dibatasi. Kembang api juga diminta untuk tidak dinyalakan.

"Kami imbau agar kegiatan kembang api dan kerumunan yang tidak penting diganti dengan doa bersama," tegasnya.

"Mari kita selipkan doa untuk keselamatan saudara-saudara kita yang terkena musibah. Harapan kami sederhana: dalam delapan jam ke depan, hingga detik-detik pergantian tahun, tidak ada satu nyawa pun yang melayang sia-sia di jalanan atau lokasi perayaan."

Selain kesiapan fisik, acara apel juga diwarnai dengan doa bersama yang dipimpin para tokoh lintas agama. Kapolda berharap momentum tahun baru ini bisa menjadi titik balik. Sebuah awal bagi masyarakat Riau untuk menuju kehidupan yang lebih sejahtera dan kondusif.

"Kami harap seluruh masyarakat, khususnya di Pekanbaru, tetap tertib," pungkas Kapolda.

"Mari kita berdoa. Semoga tahun 2026 membawa harapan baru, mengarahkan kita semua pada kehidupan yang lebih baik lagi."

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar