Sebelumnya, kasus Nur Aini sempat ramai di media sosial. Guru asal Bangil ini mengeluhkan jarak tempuh mengajarnya yang sangat jauh. Bayangkan, dari rumahnya ke sekolah di Mororejo sejauh 57 kilometer. Pulang pergi berarti 114 kilometer setiap harinya. Rasa lelah dan tekanan itu yang akhirnya ia sampaikan.
"Saya sudah mengajukan pindah mengajar, karena kesehatan juga terganggu. Suasana kerja juga sudah tidak nyaman," ujarnya kepada beberapa wartawan.
Ia bahkan sudah mengajukan permohonan pindah secara resmi ke Bupati Pasuruan melalui BKPSDM. Tapi, tampaknya proses itu belum selesai, sementara masalah kedisiplinannya sudah terlanjur diproses. Akhirnya, nasibnya pun harus berujung pada pemberhentian.
Artikel Terkait
Konflik Timur Tengah Picu Lonjakan Harga Plastik, Pedagang Pasar Keluhkan Kenaikan 50%
Kemkomdigi Tegaskan Rating Usia di Steam Bukan Klasifikasi Resmi IGRS
Trump Ultimatum Iran: Buka Selat Hormuz atau Hadapi Serangan Infrastruktur
Kubu Rismon Tegaskan Tudingan Libatkan JK dalam Kasus Ijazah Jokowi adalah Hoaks