Seorang dosen Universitas Negeri Makassar akhirnya berhasil diamankan polisi. Khaeruddin, 34 tahun, sebelumnya masuk daftar buron lantaran kabur dari proses hukum. Dia diduga kuat melakukan pelecehan seksual terhadap seorang mahasiswinya.
Penangkapan terjadi Senin (29/12) lalu, di kawasan Tallo, Makassar. Dari tangan tersangka, polisi menyita sebuah ponsel yang diyakini sebagai barang bukti.
Kasus ini sendiri sudah berjalan cukup lama. Menurut Kasubdit 3 TPPO Polda Sulsel, Ipda Dhanni Mopilie, laporan pertama masuk pada Mei 2024. Kejadiannya diduga berlangsung di sebuah perumahan di Kabupaten Gowa.
"Penangkapan DPO Khaeruddin terkait dugaan tindakan pidana kekerasan seksual," jelas Dhanni, Selasa (30/12).
Dia melanjutkan, tersangka dijerat dengan pasal-pasal berat. "Kasusnya mengacu pada Pasal 6 huruf c subs Pasal 6 huruf a juncto Pasal 15 ayat 1 huruf b UU RI Nomor 12 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, juncto Pasal 64 KUHPidana," bebernya.
Sebelum ditangkap, pria asal Bone ini memang sengaja menghilang. Dia dua kali mangkir dari panggilan penyidik. Bahkan, pelariannya dilakukan tepat saat berkas kasusnya hendak dilimpahkan ke kejaksaan. Tindakannya itu akhirnya membuatnya masuk daftar pencarian orang.
Kini, setelah berhasil dibekuk, proses hukum terhadap oknum pendidik itu bisa kembali berjalan.
Artikel Terkait
RPKAD dan KKO Rebut Benteng Terakhir Permesta di Gunung Potong Setelah Serangan Mendadak 1958
Jadwal Salat Makassar untuk Minggu, 15 Februari 2026
Tabungan Rp 15 Juta untuk Berobat Kakek 70 Tahun Hangus Terbakar di Dapur
Tabungan Usia Tua untuk Berobat Ludes Terbakar, Kakek di Polewali Mandar Berduka