Pengakuan internasional itu, rupanya, dibarengi dengan upaya nyata meningkatkan kualitas SDM. Untuk menghadapi tantangan kejahatan yang makin canggih dan modern, Polri tak segan mengirim personelnya belajar ke luar negeri.
Fadil menyebutkan, sekitar 1.100 personel telah menjalani pelatihan di negara lain. Selain itu, ada 45 perjanjian kerja sama internasional yang masih aktif. Semua ini memperkokoh jaringan dan posisi tawar Polri dalam menghadapi kejahatan lintas batas.
Jadi, dari Gaza hingga pelatihan di luar negeri, langkah Polri kian global. Mereka tak cuma menjaga kamtibmas dalam negeri, tapi juga ikut menuliskan nama Indonesia di peta perdamaian dunia.
Artikel Terkait
Askrindo Genap 55 Tahun, Pacu Transformasi Digital untuk Dukung UMKM
Trump Ultimatum Iran: Seluruh Negara Bisa Hancur dalam Semalam
Kemensos Gelar Doa Bersama dan Sosialisasi untuk Transformasi Budaya Kerja
Remaja 15 Tahun Tewas Ditikam Tetangga Usai Ribut Main Game di Makassar